KIP dorong pemdes optimalkan website untuk promosi

id KIP Jateng

KIP dorong pemdes optimalkan website untuk promosi

Komisioner Bidang Kelembagaan KIP Jawa Tengah mengunjungi salah satu desa di Wonosobo dalam kompetisi keterbukaan informasi badan publik pemerintah desa se-Jateng. (ANTARA/HO/Diskominfo Kabupaten Wonosobo)

Tentu kami juga akan berupaya lebih modern lagi termasuk dalam hal promosi potensi lokal melalui website maupun media sosial
Wonosoibo (ANTARA) - Komisi Informasi Provinsi (KIP) Jawa Tengah mendorong pemerintah desa mengoptimalkan keberadaan website resmi mereka untuk promosi potensi lokal agar dikenal masyarakat luas.

Komisioner Bidang Kelembagaan KIP Jawa Tengah Wijaya di Wonosobo, Rabu, mengatakan website resmi desa dapat menjadi sarana efektif untuk promosi potensi lokal desa yang selama ini kurang terpublikasi sehingga tidak diketahui dunia luar.

Dalam tiga hari terakhir, tim penilai dari KIP Jawa Tengah mengunjungi delapan desa di Kabupaten Wonosobo yang dinyatakan lolos ke tahap visitasi, dalam kompetisi keterbukaan informasi badan publik pemerintah desa se-Jateng.

Selain melaksanakan verifikasi terhadap data-data pendukung yang sebelumnya telah dipaparkan dalam tahap uji publik di Semarang beberapa waktu lalu, kunjungan ke desa-desa yang tersebar di sejumlah kecamatan tersebut, dimanfaatkan Komisioner Bidang Kelembagaan KIP Jawa Tengah untuk mengarahkan para pemangku kewenangan di pemdes agar mengoptimalkan website resmi mereka.

"Website jangan hanya untuk menampilkan foto-foto agenda desa atau berita mengenai kegiatan maupun iven desa, tetapi lebih dari itu bisa juga digunakan sebagai media promosi potensi lokal yang nantinya akan berimbas positif pada perekonomian masyarakat," katanya ketika bertemu Kepala Desa Gondang, Kecamatan Watumalang, Abadi dan Kepala Desa Kalierang, Sri Hartini di kantor desa setempat.

Menurut dia, banyak desa, khususnya di Jawa Tengah, yang kini mulai menggeliat sektor ekonomi lokalnya dengan memanfaatkan media promosi digital melalui website maupun media sosial.

Baca juga: Tata Kelola Informasi PTN Jateng Dinilai Buruk

Kabupaten Wonosobo dengan potensi alam maupun kuliner khasnya dinilai Wijaya layak untuk mencoba masuk ke pasar Internasional.

"Melalui kecanggihan teknologi informasi saat ini orang seluruh dunia dapat mengakses potensi lokal yang ada di Desa Gondang atau desa-desa lain di Wonosobo sehingga nantinya mereka menjadi berminat utuk berkunjung langsung," katanya.

Arahan dari Wijaya tersebut disambut positif para kades yang rata-rata mengaku siap untuk menjadikan website desa mereka sebagai sarana promosi potensi daerah.

"Kami bersama peguyuban kepala desa di Kecamatan Watumalang memang tengah berupaya untuk bisa mendorong potensi wisata di wilayah ini agar semakin menarik minat wisatawan, termasuk dengan berkirim surat kepada Gubernur Jawa Tengah, agar memperhatikan akses jalan utama Watumalang sebagai urat nadi perekonomian," kata Kades Gondang, Abadi.

Ia berharap, dengan semakin baiknya akses jalan di Watumalang, sejumlah kawasan wisata alam akan lebih mudah dijangkau wisatawan.

Ia mengaku potensi pangan lokal di desanya cukup banyak dan siap untuk mendukung sektor pariwisata alam di Watumalang.

"Tentu kami juga akan berupaya lebih modern lagi termasuk dalam hal promosi potensi lokal melalui website maupun media sosial," katanya. 

Baca juga: Pemkot Semarang Terima Penghargaan KIP Jateng Award
Baca juga: KIP Jateng Umumkan Badan Publik yang Bandel
Pewarta :
Editor: Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar