Solo (ANTARA) - Artis film Michelle Ziudith menceritakan kesannya selama syuting di Alas Roban pada acara meet and greet pemain Film Alas Roban di Mal Solo Paragon, Jawa Tengah, Sabtu.
“Menariknya adalah syutingnya langsung di Alas Roban yang jelas-jelas di situ masih sangat dilarang banget dan tempatnya masih sakral banget,” kata pemeran tokoh Sita tersebut.
Ia mengatakan tim produksi film Alas Roban memutuskan untuk syuting langsung di lokasi Alas Roban untuk menangkap kesan mistis di lokasi tersebut.
“Kami memutuskan syuting di tempatnya langsung yang berarti ada yang boleh dilakukan dan ada yang tidak boleh dilakukan. Walaupun tempatnya masih sakral tapi tim memutuskan tetap syuting di situ, yang masih kental suasana misteri dan tempat tragedi,” katanya.
Ia mengatakan Alas Roban sendiri selama ini banyak memiliki cerita yang melegenda dan menyimpan misteri.
“Banyak tragedi terjadi di sana sehingga akhirnya ini difilmkan. Namun meski horor, kisahnya dikemas dengan sangat hangat. Kisah Ibu Sita dan Gendis, film ini menyeramkan sekaligus menghangatkan hati,” katanya.
Artis lain Taskya Namya yang memerankan tokoh Tika mengaku terkesan dengan kebersamaan yang diciptakan oleh para cast serta tim produksi.
“Menurutku karena ketemu sama Michelle lagi setelah 12 tahun yang lalu, ini film horor pertama bareng sama Michelle, dulu kita ketemu di FTV pertama kali. Alhamdulillah chemistry dengan semua cast mudah, sutradara juga mudah,” katanya.
Sama dengan Michelle, Taskya mengatakan ada kisah haru dalam film tersebut.
“Kalau mencari kehororan pasti akan ada, tapi cerita akhirnya akan bikin kalian menangis dan kangen sama ibu kalian,” katanya.
Sementara itu, film Alas Roban bercerita tentang seorang ibu bernama Sita membawa anaknya Gendis yang diperankan oleh Fara Shakila untuk pergi bekerja ke Semarang. Gendis diceritakan sebagai anak yang memiliki keterbatasan penglihatan.
Untuk sampai di Semarang, keduanya menumpang bus terakhir yang melewati hutan angker bernama Alas Roban.
Di tengah perjalanan, bus yang mereka tumpangi mogok dan sejak itu Gendis mulai sering mendengar suara asing, menggambar simbol misterius, dan mengalami kerasukan setiap malam.
Dibantu sepupunya, Tika (Taskya Namya), dan Anto (Rio Dewanto) yang merupakan sopir ambulans yang memahami mitos Alas Roban, Sita mengetahui bahwa Gendis menjadi incaran Dewi Raras (Imelda Therinne) yang murka karena janji ritual lama dilupakan. Untuk menyelamatkan putrinya, Sita harus kembali ke Alas Roban bersama seorang penjaga spiritual Bu Emah (Dewi Pakis) dan menggelar ritual terakhir sebelum malam keramat tiba.

