
Kasmaji 2001 ingin jadikan Solo sebagai Kota Reuni

Solo (ANTARA) - Ikatan Alumni SMAN 1 Solo angkatan 2001 (Kasmaji 2001) ingin menjadikan Solo sebagai Kota Reuni sehingga bisa membawa dampak positif bagi perekonomian daerah.
Ketua Kasmaji 2001 Ferry Septha Indrianto pada reuni perak di Solo, Jawa Tengah, Jumat mengatakan melalui Kota Reuni, pihaknya ingin mensinkronisasi satu paket wisata yang berbasis komunitas.
“Sekaligus memperkuat posisi Kota Solo sebagai Kota MICE, Kota Event, dan Kota Wisata. Solo Kota Reuni ini diharapkan juga bisa bersanding dengan Jogja Kota Pelajar,”katanya.
Untuk merealisasikan cita-cita tersebut, Kasmaji 2001 akan berkolaborasi dengan berbagai pihak yang ada di Solo Raya, di antaranya Kadin, Asita, dan berbagai destinasi wisata yang ada di wilayah Solo Raya.
Sementara itu, gerakan ini diinisiasi oleh Kasmaji Connection dengan mengolaborasikan berbagai destinasi wisata di Solo Raya melalui pembuatan paket wisata kreatif. Paket-paket ini nantinya akan disinkronkan dengan UMKM, kuliner, hingga perhotelan.
Ferry menjelaskan inovasi ini lahir sebagai solusi atas rendahnya durasi tinggal wisatawan di Solo.
“Saat ini length of stay di Solo cuma 1,3 hari, makanya perlu penciptaan nilai tambah. Kasmaji Connection saat ini sudah berkolaborasi tidak hanya dengan Solo, tetapi juga tiga kabupaten lain, yaitu Karanganyar, Klaten, dan Boyolali,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani menyambut baik program tersebut.
“Peluncuran Solo Kota Reuni menandakan jejaring alumnus Smansa sudah sukses di berbagai bidang. Saya sangat optimistis gerakan ini bisa mendatangkan banyak dampak positif bagi Kota Solo, khususnya dalam menggerakkan ekonomi melalui dampak sosial dan pengabdian masyarakat,” katanya.
Ia mengatakan gerakan ini sangat relevan dengan identitas Solo sebagai kota MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) yang menyediakan berbagai fasilitas pertemuan dari skala kecil hingga ruang konvensi.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
