Temanggung (ANTARA) - Pelaksanaan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Temanggung pada 2025 berupa kegiatan penggalangan dana kemanusiaan mencapai Rp1,508 miliar atau melampaui target bersih Rp1,4 miliar.
"Dengan hasil tersebut, target bersih sebesar Rp1,4 miliar berhasil terlampaui. Bahkan ada peningkatan sekitar Rp100 juta dari target awal," kata Ketua PMI Kabupaten Temanggung Bambang Dewantoro, di Temanggung, Selasa.
Ia menjelaskan capaian pelaksanaan kegiatan itu pada 2025 menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Pada pelaksanaan Bulan Dana 2025 PMI Temanggung mencetak stiker dengan nilai total Rp1,97 miliar. Dari proses peredaran stiker tersebut, dana yang berhasil dihimpun secara kotor mencapai Rp1,76 miliar.
Setelah dilakukan pengurangan sesuai ketentuan organisasi, yakni jasa operasional 10 persen serta setoran ke PMI Provinsi Jawa Tengah lima 5 persen, dana bersih yang diterima PMI Temanggung Rp1,508 miliar.
Ia menjelaskan keberhasilan penggalangan dana ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk unsur forkopimda yang secara bergiliran bertugas sebagai ketua kegiatan Bulan Dana itu, sehingga proses pelaksanaan berjalan tertib dan optimal.
Sesuai dengan ketentuan PMI Pusat, hasil penggalangan dana Bulan Dana akan diumumkan secara terbuka kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas publik.
Dana yang terkumpul untuk berbagai kegiatan kemanusiaan, seperti operasional ambulans gratis, bantuan sosial, pelayanan kesehatan, serta penanganan kondisi darurat di Temanggung.
Ketua Bulan Dana PMI 2025 Bupati Temanggung Agus Setyawan menyatakan bersyukur atas capaian itu meskipun pelaksanaan kegiatan di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang cukup menantang.
Menurut dia, periode penggalangan dana tahun ini bertepatan dengan kewajiban pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), yang sempat menimbulkan kekhawatiran akan menurunnya partisipasi masyarakat.
"Awalnya kami cukup khawatir karena kondisi ekonomi sedang tidak mudah. Namun, alhamdulillah hasil penggalangan justru bisa melampaui target," katanya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada semua organisasi perangkat daerah, pemerintah desa, serta masyarakat yang tetap menunjukkan kepedulian sosial melalui partisipasi dalam kegiatan Bulan Dana PMI.
Ia mengatakan dana kemanusiaan tersebut sepenuhnya dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan dan bantuan nyata bagi warga yang membutuhkan.
"Harapannya, dana ini benar-benar memberi manfaat langsung, terutama bagi masyarakat yang berada dalam situasi darurat dan membutuhkan pertolongan kemanusiaan," katanya.
Baca juga: Minat warga Kabupaten Temanggung bekerja di luar negeri meningkat

