Logo Header Antaranews Jateng

Unsoed-Polda Jateng perkuat riset melalui Pusat Studi Kepolisian

Jumat, 6 Maret 2026 21:40 WIB
Image Print
Peresmian Pusat Studi Kepolisian yang diselenggarakan Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah bersama Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) di Kampus Unsoed, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kamis (5/3/2026). ANTARA/HO-Unsoed
Di era globalisasi dan perkembangan teknologi yang cepat, kepolisian perlu terus beradaptasi

Purwokerto (ANTARA) - Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto menjalin kerja sama strategis dengan Polda Jawa Tengah untuk memperkuat kajian akademik di bidang kepolisian melalui pembentukan Pusat Studi Kepolisian.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Polisi Dr. Noviana Tursanurohmad, S.I.K., M.Si., dan Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas Unsoed Prof. Dr. Sos. Waluyo Handoko, S.IP., M.Sc., di Gedung Rektorat Unsoed, Purwokerto, Kabupaten Banyumas Kamis (5/3).

Rektor Unsoed Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc., Agr., IPU., ASEAN Eng., mengatakan kolaborasi dengan institusi kepolisian merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Di era globalisasi dan perkembangan teknologi yang cepat, kepolisian perlu terus beradaptasi. Kemitraan dengan perguruan tinggi menjadi langkah penting untuk memperkuat kapasitas keilmuan dan inovasi,” katanya.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan secara serentak bersama empat perguruan tinggi di Jawa Tengah, yakni Unsoed, Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Negeri Semarang (Unnes), dan Universitas Muhammadiyah Karanganyar (Ummuka).

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., dalam sambutannya secara daring menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara Polri dan perguruan tinggi.

Baca juga: Unsoed catat publikasi jurnal Q1 naik 144 persen dalam tiga tahun

“Kerja sama dengan perguruan tinggi merupakan langkah penting untuk memperluas jejaring dan kolaborasi akademis di bidang ilmu kepolisian, sekaligus memperkuat ekosistem riset, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut dia, ilmu kepolisian saat ini berkembang sebagai disiplin lintas bidang yang mencakup kajian sosial, hukum, sains, dan teknologi dalam memahami dinamika masyarakat.

Ruang lingkup kerja sama antara Unsoed dan Polda Jawa Tengah meliputi penyelenggaraan Pusat Studi Kepolisian, pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, pertukaran data dan informasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan sarana dan prasarana.

Sementara itu, Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri Komjen Pol Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si., menilai keberadaan Pusat Studi Kepolisian penting sebagai ruang pembelajaran berkelanjutan untuk menghadapi dinamika perubahan zaman yang cepat.

Ia berharap pusat studi tersebut dapat melahirkan penelitian taktis dan strategis yang memperkuat landasan keilmuan sekaligus praktik kepolisian di lapangan.

Peresmian Pusat Studi Kepolisian di Unsoed ditandai dengan pengguntingan pita oleh Rektor Unsoed bersama Kalemdiklat Polri yang disaksikan pimpinan universitas, jajaran kepolisian, serta para tamu undangan.

Melalui pusat studi tersebut, Unsoed diharapkan dapat memperkuat integrasi antara kajian akademik dan praktik kepolisian guna mendukung transformasi kelembagaan kepolisian yang profesional, humanis, dan berbasis riset.

Baca juga: Langit yang tertutup, pariwisata yang tersendat: Membaca dampak perang Timur Tengah 2026 terhadap dunia pariwisata



Pewarta:
Editor: Sumarwoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026