Logo Header Antaranews Jateng

Mahasiswa Unsoed memborong pendanaan nasional P2MW-PKM 2026

Minggu, 24 Mei 2026 17:27 WIB
Image Print
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unsoed Prof Norman Ari Prayogo di Purwokerto, ANTARA/HO-Unsoed
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa mahasiswa Unsoed mampu bersaing di tingkat nasional

Purwokerto (ANTARA) - Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, memborong pendanaan nasional Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) dan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2026.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unsoed Prof Norman Arie Prayogo di Purwokerto, Minggu, mengatakan capaian tersebut menempatkan Unsoed dalam jajaran 20 perguruan tinggi dengan jumlah pendanaan P2MW terbanyak secara nasional.

“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa mahasiswa Unsoed mampu bersaing di tingkat nasional melalui inovasi, kreativitas, dan keberanian menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan berdasarkan Surat Keputusan Nomor 1790/DST/B2/DT.01.03/2026 tentang Pengumuman Lolos Seleksi Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha Tahun 2026 tertanggal 22 Mei 2026, Unsoed masuk kelompok 10 persen perguruan tinggi terbaik dari total 260 perguruan tinggi di Indonesia yang lolos pendanaan P2MW.

Menurut dia, seleksi P2MW 2026 yang diselenggarakan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi berlangsung sangat kompetitif melalui tahapan seleksi administrasi, substansi proposal hingga justifikasi rencana anggaran biaya.

Dalam program tersebut, kata dia, sebanyak lima tim mahasiswa Unsoed berhasil memperoleh pendanaan nasional yang terdiri atas tiga tim kategori Tahapan Awal dan dua tim kategori Tahapan Bertumbuh.

Ia mengatakan proposal mahasiswa Unsoed dinilai unggul karena menghadirkan inovasi berbasis teknologi, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ekonomi kreatif berkelanjutan.

“Masuk dalam 20 perguruan tinggi dengan pendanaan terbanyak nasional menjadi bukti bahwa ekosistem kewirausahaan dan riset mahasiswa di Unsoed berkembang sangat baik dan semakin diperhitungkan,” katanya.

Selain unggul dalam P2MW, Unsoed juga kembali mencatatkan prestasi pada Program Kreativitas Mahasiswa Tahun 2026 berdasarkan Surat Keputusan Nomor 1792/DST/B2/DT.01.00/2026 tentang Penetapan Pendanaan PKM Skema Pendanaan Tahun 2026.

Sebanyak lima tim mahasiswa Unsoed berhasil meraih pendanaan nasional yang terdiri atas dua tim bidang PKMPM atau PKM Pengabdian kepada Masyarakat dan tiga tim bidang PKMRE atau PKM Riset Eksakta.

Prof Norman mengatakan proposal-proposal yang lolos pendanaan mengangkat isu strategis dan inovatif mulai dari pendidikan berbasis budaya, teknologi kesehatan, material maju hingga deteksi penyakit berbasis kecerdasan buatan.

Menurut dia, capaian ganda dalam P2MW dan PKM 2026 semakin menegaskan posisi Unsoed sebagai perguruan tinggi yang konsisten melahirkan mahasiswa inovatif, produktif, dan berdampak bagi masyarakat serta pembangunan bangsa.


Baca juga: Unsoed Jadi Tuan Rumah KMI Expo XVII dan KBMK 2026



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026