
Mahasiswa Unsoed juara nasional lewat gagasan pajak lingkungan

tim Unsoed mengangkat gagasan mengenai krisis ekologi akibat eksploitasi alam yang berlebihan...
Purwokerto (ANTARA) - Delegasi mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto meraih Juara III dalam ajang National Environmental Competition (NEC) 2026 kategori Essay Nasional yang diselenggarakan IPB University di Kampus Dramaga pada 3 Mei 2026.
Tim delegasi Unsoed terdiri atas Ilham Muhamad Fauzan dari Fakultas Hukum angkatan 2024 sebagai ketua tim, bersama Nadya Syifa Nayanti angkatan 2024 serta Nadila Puspita Sari angkatan 2025 dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Mereka didampingi dosen pembimbing Bahar Elfudllatsani, S.H., M.H.
Dalam kompetisi tingkat nasional tersebut, tim Unsoed mengangkat gagasan mengenai krisis ekologi akibat eksploitasi alam yang berlebihan melalui inovasi pengalokasian pajak lingkungan sebagai instrumen pemulihan ekosistem di daerah terdampak eksploitasi sumber daya alam.
Ketua tim Ilham Muhamad Fauzan mengatakan keikutsertaan mereka dalam kompetisi tersebut berawal dari keberhasilan menjuarai kompetisi serupa tingkat regional se-Pulau Jawa.
“Setelah memenangkan kompetisi tingkat regional, kami merasa perlu menguji kemampuan di tingkat yang lebih tinggi. Ketika melihat informasi NEC 2026, kami langsung tertarik untuk mencoba,” katanya..
Ia mengatakan persiapan penyusunan konsep dan penulisan esai dilakukan selama sekitar satu bulan, sedangkan persiapan presentasi dilakukan intensif selama tiga hari menjelang final kompetisi.
Kompetisi tersebut diikuti sekitar 158 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia pada tahap seleksi naskah. Dari jumlah tersebut, lima tim terbaik lolos ke babak final untuk mempresentasikan gagasannya di hadapan dewan juri.
“Suasana kompetisi sangat menegangkan karena seluruh peserta memiliki kualitas yang luar biasa dan sangat kompetitif,” katanya.
Menurut dia, keberhasilan tim tidak terlepas dari komunikasi yang baik, chemistry antaranggota, rasa saling menghormati, serta kepercayaan terhadap arahan ketua tim selama proses persiapan hingga pelaksanaan kompetisi.
Meski berhasil meraih Juara III nasional, kata dia, timnya belum sepenuhnya puas dan ingin terus berkembang melalui berbagai ajang kompetisi lainnya.
“Kami senang dan bersyukur atas capaian ini, tetapi masih banyak panggung kompetisi lain yang ingin kami taklukkan,” katanya.
Ia menilai pengalaman mengikuti kompetisi memberikan banyak pelajaran, terutama terkait pentingnya kualitas diri dan kontribusi nyata bagi almamater.
“Kualitas seseorang tidak hanya ditentukan oleh asal almamaternya, tetapi juga oleh kontribusi yang bisa diberikan untuk almamater tersebut,” katanya.
Selain menambah prestasi, kompetisi tersebut juga dinilai mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, penulisan ilmiah, public speaking, serta keberanian menyampaikan ide dan gagasan.
Melalui capaian tersebut, tim berharap dapat memotivasi mahasiswa Unsoed lainnya untuk terus berani berkompetisi dan membawa nama baik kampus di tingkat nasional maupun internasional.
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
