Logo Header Antaranews Jateng

Anak tak sekolah di Jepara dididik jadi wirausahawan

Rabu, 20 Mei 2026 22:39 WIB
Image Print
Arsip - Bupati Jepara Witiarso Utomo. ANTARA/HO-Pemkab Jepara

Jepara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, kembali melaksanakan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) dengan menyasar anak tidak sekolah (ATS) usia 15-25 tahun agar memiliki keterampilan, kepercayaan diri, dan peluang untuk mandiri secara ekonomi.

"Kegiatan ini hasil kerja sama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas)," kata Bupati Jepara Witiarso Utomo di sela pembukaan Program PKW di Pendopo R.A. Kartini Jepara, Rabu.

Menurut dia pada tahun 2025 Kabupaten Jepara memperoleh Program PKW Tipe Gold berupa pelatihan membatik. Program tersebut memberikan dampak nyata bagi para peserta, termasuk dari kalangan santri bisu tuli yang kini mulai merintis usaha kecil.

"Ada peserta dari kalangan santri bisu tuli yang mulai merintis usaha kecil, ada yang sudah mampu berproduksi, bahkan ada yang telah bekerja di usaha batik," ujarnya.

Ia mengatakan keberhasilan tersebut menghadirkan harapan baru sekaligus membuka ruang pemberdayaan yang lebih inklusif. Menurutnya, setiap anak muda, termasuk penyandang disabilitas, memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, berkarya, dan mandiri apabila diberikan pendampingan serta kepercayaan.

"Tahun ini, Jepara kembali mendapatkan Program PKW dengan 30 peserta. Kami berharap program ini dapat terus berkelanjutan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Kursus dan Pelatihan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kemendikdasmen RI Yaya Sutarya menjelaskan bahwa PKW merupakan salah satu program prioritas pemerintah untuk membantu masyarakat yang tidak melanjutkan pendidikan atau putus sekolah agar memiliki keterampilan kerja dan kemampuan berwirausaha.

"Program ini disiapkan untuk masyarakat yang tidak sekolah hingga putus sekolah sehingga mempunyai skill. Ada 77 jenis keterampilan yang disiapkan," ujarnya.

Ia menambahkan secara Program PKW tengah menyiapkan lahirnya 9.500 entrepreneur muda yang mampu mandiri melalui dunia usaha. Para peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan keterampilan, tetapi juga dibekali bantuan modal usaha.

"Hingga saat ini, sebanyak 572 peserta didik telah diluluskan dan berhasil mandiri berwirausaha," ujarnya.



Pewarta:
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026