
Pakar Unsoed nilai MPP permudah akses dan percepat layanan publik

Purwokerto (ANTARA) - Pakar kebijakan publik Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Prof Slamet Rosyadi menilai keberadaan Mal Pelayanan Publik (MPP) mampu mempermudah masyarakat mengakses berbagai layanan pemerintah sekaligus mempercepat proses administrasi melalui sistem pelayanan yang terintegrasi.
“Filosofi MPP kan untuk menyederhanakan dan memudahkan pelayanan publik. Jadi masyarakat dapat dengan mudah dan cepat mengakses pelayanan yang disediakan pemerintah,” katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa sore.
Ia mengatakan sebelum adanya MPP, layanan publik umumnya tersebar di berbagai instansi sehingga masyarakat harus mendatangi sejumlah kantor untuk mengurus kebutuhan administrasi, kondisi yang kerap membuat proses birokrasi menjadi lebih panjang, kurang efisien, serta membutuhkan biaya tambahan.
Menurut dia, konsep integrasi layanan dalam satu lokasi menghadirkan kemudahan nyata bagi masyarakat karena berbagai kebutuhan pelayanan dapat diselesaikan melalui sistem one stop service (layanan satu pintu) tanpa harus berpindah-pindah tempat.
“Dulu layanan itu terfragmentasi sehingga birokrasi menjadi lebih panjang. Dengan adanya MPP, karena sederhana, jadi lebih mudah mendapatkan manfaat dari pelayanan yang diberikan pemerintah,” katanya.
Ia mengaku pernah merasakan langsung manfaat kehadiran MPP ketika mengurus paspor, yang sebelumnya harus dilakukan dengan mendatangi Kantor Imigrasi Cilacap, namun kini layanan tersebut dapat diakses melalui fasilitas yang tersedia di MPP.
“Pengalaman saya ketika mengurus paspor, dulu harus ke Kantor Imigrasi Cilacap. Tapi dengan adanya MPP, di situ ada layanan imigrasi. Ini sangat mempermudah, aksesnya menjadi lebih mudah, pelayanan menjadi lebih cepat, dan lebih memuaskan,” kata Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsoed itu.
Selain memberikan kemudahan akses, kata dia, keberadaan MPP juga berdampak terhadap efisiensi biaya yang harus dikeluarkan masyarakat karena seluruh kebutuhan pelayanan dapat diurus di satu lokasi tanpa harus bolak-balik ke berbagai kantor pemerintahan.
Ia menilai MPP idealnya dapat mengakomodasi sebanyak mungkin layanan administrasi publik, baik yang menjadi kewenangan pemerintah daerah maupun layanan kementerian atau lembaga nasional yang telah didesentralisasikan ke daerah.
Menurut dia, pengembangan MPP di tingkat lokal menjadi strategi penting untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat hingga level akar rumput agar manfaat kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan secara langsung.
“Ini bagus supaya pemerintah dirasakan hadir ketika masyarakat membutuhkan layanan, dan masyarakat benar-benar merasakan pemerintah ada untuk memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan berkualitas,” kata Prof Slamet.
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
