Purwokerto (ANTARA) - Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas Agus Nur Hadie mengingatkan pelayanan publik yang cepat, ramah, transparan, dan akuntabel di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sebagai kunci kepuasan masyarakat.
Saat memberi pengarahan dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-7 MPP Kabupaten Banyumas di Purwokerto, Banyumas, Senin, Agus mengatakan setiap warga yang selesai mengakses layanan di MPP harus meninggalkan lokasi dengan wajah senang sebagai indikator bahwa pelayanan berjalan dengan baik dan lancar.
"Kalau yang keluar menunjukkan mimik muka cemberut dan menggerutu, berarti ada yang salah pada pelayanan kita," katanya menegaskan.
Ia mengatakan upaya meningkatkan kualitas pelayanan harus dilakukan secara berkelanjutan melalui pembangunan budaya kerja yang semakin baik, penataan layanan agar lebih sederhana, pemanfaatan teknologi secara tepat, serta penguatan kerja sama antarinstansi.
Menurut Agus, hal tersebut penting demi mewujudkan MPP Banyumas yang benar-benar mampu menghadirkan layanan yang mudah, cepat, dan tidak ribet, sesuai dengan tema yang diangkat pada HUT Ke-7, yakni "Layanan Gampang, Cepet tur Ora Ribet".
Ia menegaskan kehadiran MPP bukan hanya memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai jenis layanan dalam satu tempat, tetapi juga menghadirkan kenyamanan, kepastian, dan efisiensi yang manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat.
Selain itu, tantangan pelayanan publik ke depan tidak semakin ringan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kualitas layanan.
"Masyarakat kini semakin kritis, semakin melek teknologi, dan semakin menuntut pelayanan yang cepat, transparan, serta berkualitas," katanya.
Oleh karena itu, Agus mendorong lahirnya berbagai inovasi pelayanan, khususnya yang berbasis digital dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Kendati demikian, dia mengatakan inovasi tersebut harus dibarengi dengan sosialisasi yang masif dan mudah dipahami agar masyarakat benar-benar mengetahui alur, prosedur, serta cara memanfaatkan layanan digital yang tersedia.
"Saya berharap MPP Banyumas ke depan dapat menjadi role model pelayanan publik di Jawa Tengah," kata Sekda.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banyumas Roni Hidayat menyatakan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat sesuai arahan Bupati Banyumas yang disampaikan melalui Sekda.
"Kami akan melakukan evaluasi terhadap pelayanan tahun lalu dan berupaya memperbaikinya sebaik dan secepat mungkin," katanya.
Terkait penerapan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyumas, Roni mengaku akan segera menyesuaikan dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
"Akan segera kami kumpulkan dan lakukan koordinasi dengan organisasi perangkat daerah terkait," kata Roni.
Baca juga: Pemkab Banyumas jaga ketersediaan pangan menjelang Ramadhan

