
Bupati Jepara pastikan stok sembako dan BBM aman dan harga terkendali

Kudus (ANTARA) - Bupati Jepara Witiarso Utomo memastikan stok sembilan bahan pokok (sembako), elpiji, dan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, tersedia aman dan harga jual di pasaran untuk kebutuhan pokok juga masih terkendali.
"Secara umum harga kebutuhan pokok relatif stabil, meskipun terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan," ujarnya usai monitoring ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) serta kesiapan posko Lebaran bersama Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar dan jajaran Forkopimda di Jepara, Selasa.
Dari hasil pantauan di Pasar Jepara 2, kata dia, kebutuhan pokok yang harganya naik, antara lain minyak goreng yang dijual dengan harga Rp20.000 untuk MinyakKita.
Ia berharap Perum Bulog bisa segera mensuplai agar harga jualnya di Jepara bisa kembali stabil.
Komoditas lainnya, yakni cabai saat ini sudah mulai kembali normal dengan harga cabai merah sekitar Rp50 ribu per kilogram. Sementara itu, harga gula pasir mengalami kenaikan tipis sekitar Rp500,-.
Selain Pasar Jepara 2, rombongan juga meninjau SPBU Mulyoharjo, SPBE Mulyoharjo, serta Posko Alun-alun 1 Jepara.
"Monitoring ini untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan kesiapan layanan masyarakat menjelang Hari Raya Lebaran 2026," ujarnya.
Terkait energi dan bahan bakar, Witiarso memastikan kondisi di Kabupaten Jepara masih aman. Pasokan elpiji disebut mencukupi dengan adanya tambahan distribusi sekitar 70.000 tabung. Masyarakat pun diimbau tidak perlu panik atau menimbun stok elpiji.
"Harga elpiji tetap sesuai ketentuan, dari agen Rp15.520 dan dari pangkalan ke pengecer sesuai HET Rp18.000 per tabung ukuran 3 kg," ujarnya.
Selain itu, stok BBM di SPBU juga dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan selama Lebaran. Meski terjadi kenaikan konsumsi hingga sekitar 30 persen menjelang hari raya, ketersediaan masih dalam kondisi terkendali.
Bupati juga mengajak masyarakat untuk turut menggerakkan perekonomian daerah, terutama menjelang Lebaran.
"Warga yang sudah menerima THR agar segera dibelanjakan di pasar atau toko-toko lokal. Dan bagi yang belum, kita doakan semoga mendapatkan rezeki yang melimpah sehingga perekonomian di Jepara bisa semakin menggeliat," ujarnya.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
