Logo Header Antaranews Jateng

Pemkab Kudus gandeng TNI/Polri bersihkan jalan setelah tradisi Dandangan

Jumat, 20 Februari 2026 19:12 WIB
Image Print
Kegiatan gotong royong membersihkan Jalan Sunan Kudus melibatkan unsur Pemkab Kudus, TNI, Polri, relawan, serta dinas terkait setelah tradisi Pasar Malam Dandangan, Jumat (20/2/2026). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

Kudus (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah menggandeng unsur TNI, Polri, relawan, serta dinas terkait untuk kerja bakti mewujudkan kebersihan di Jalan Sunan Kudus setelah pelaksanaan tradisi Pasar Malam Dandangan, Jumat.

"Program ini juga tindak lanjut dari arahan Presiden RI agar seluruh daerah menggelar kerja bakti kebersihan lingkungan. Kebetulan di Jalan Sunan Kudus baru saja selesai digunakan Pasar Malam pada tradisi Dandangan Kudus menyambut Ramadhan," kata Bupati Kudus Sam'ani Intakoris di sela-sela memimpin kerja bakti membersihkan Jalan Sunan Kudus di Kudus, Jumat.

Ia menjelaskan secara umum sampah sisa kegiatan tradisi Dandangan sudah dibersihkan. Namun masih terdapat lekatan minyak serta kotoran lain di badan jalan yang perlu ditangani secara menyeluruh.

"Kegiatan kurvei kebersihan ini bersama TNI, Polri, relawan, termasuk dinas terkait," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, sekitar 150 personel terlibat membersihkan area jalan.

Ia berharap, kerja bakti itu bisa menjadi contoh bagi masyarakat agar turut menjaga kebersihan lingkungan.

Menurut dia, imbauan kepada warga untuk tidak membuang sampah sembarangan selama pelaksanaan Dandangan baru dipatuhi sekitar lima persen.

Oleh karena itu, dibutuhkan dukungan dari semua sektor agar kesadaran menjaga kebersihan semakin meningkat.

"Harapannya kita memberi contoh agar masyarakat juga menjaga kebersihan. Tapi tanpa dukungan masyarakat, kita tidak bisa apa-apa. Termasuk dalam hal memilah sampah, itu yang penting," ujarnya.

Berdasarkan hasil evaluasi sementara, pelaksanaan tradisi Dandangan memang masih memiliki sejumlah hal yang perlu dibenahi karena menyangkut kepentingan banyak pihak serta merupakan tradisi tahunan masyarakat Kudus dalam menyambut bulan Ramadhan.

"Secara umum pasti banyak yang perlu dibenahi. Nanti teman-teman akan melakukan evaluasi untuk perbaikan di tahun depan. Namun ekonomi harus tetap tumbuh," ujarnya.

Ia mencontohkan seluruh lapak pedagang selama Dandangan dilaporkan laku. Tidak hanya lapak yang berada di tengah Jalan Sunan Kudus, tetapi juga lapak di pinggir jalan yang dikelola oleh desa-desa setempat.

"Ada dampak ekonomi, sosial, dan budaya. Semua berjalan. Tapi kebersihan tetap harus menjadi perhatian bersama," ujarnya.

Kapolsek Kudus Kota AKP Subkhan bersama Danramil Kudus Kota Kapten Endro Warman membenarkan bahwa jajarannya ikut diterjunkan dalam kerja bakti membersihkan Jalan Sunan Kudus sebagai salah satu ruas jalan yang menjadi identitas Kota Kudus.



Baca juga: Taman Bojana Kabupaten Kudus diminati investor untuk dijadikan hotel



Pewarta:
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026