Logo Header Antaranews Jateng

Pemkab Batang optimalkan program Puspaga cegah kekerasan anak

Rabu, 6 Mei 2026 09:58 WIB
Image Print
Tim PKK Kabupaten Batang sedang memberikan edukasi pada masyarakat pada acara Bimbingan dan Monitoring pelaksanaan 10 program pokok PKK di Batang, Selasa (5/5/2026). (ANTARA/HO-Humas Kabupaten Batang)

Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mengoptimalkan program Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) sebagai langkah preventif untuk mencegah kekerasan pada perempuan dan anak.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Batang Joko Prasetijo di Batang, Rabu, mengatakan bahwa program ini menggerakkan berbagai elemen seperti forum anak, duta genre, hingga jaringan penyuluh keluarga berencana di 15 kecamatan.

"Semua itu menjadi media pembelajaran kepada masyarakat untuk memperkuat ketahanan keluarga dan mencegah terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak," katanya.

Menurut dia, berdasarkan data tahun 2025, ada 28 kasus kekerasan seksual baik pemerkosaan, pencabulan maupun pelecehan seksual.

Selain kekerasan seksual, kata dia, sebaran kasus lainnya seperti 10 kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), sembilan kasus kekerasan fisik dan perundungan anak, tujuh kasus eksploitasi, enam anak dalam kondisi darurat/bencana, dan lima kasus kategori lain (orang hilang, sengketa, hingga percobaan bunuh diri).

Menyikapi angka perundungan dan kekerasan fisik, Joko mengatakan pihaknya juga telah memperkuat benteng pertahanan di lingkungan sekolah.

Pemkab, kata dia, melakukan koordinasi dan membentuk grup komunikasi dengan guru-guru bimbingan konseling agar ketika terjadi kasus kekerasan fisik atau perundungan anak di sekolah bisa segera ditangani dan diselesaikan.

"Kolaborasi dengan guru bimbingan konseling menjadi kunci penanganan cepat di lapangan. Oleh karena itu, kami terus berupaya menjangkau para korban guna memberikan pelayanan maksimal," katanya.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026