
Taman Bojana Kabupaten Kudus diminati investor untuk dijadikan hotel

Kudus (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mencatat ada dua investor lokal yang berminat memanfaatkan lahan di Taman Bojana Kudus yang selama ini menjadi pusat kuliner untuk dikembangkan menjadi hotel karena lokasinya yang strategis di pusat kota.
"Meskipun ada investor yang berminat menjadikan lokasi tersebut sebagai perhotelan, tetapi Pemkab Kudus tetap menginginkan tersedianya pusat kuliner khas Kudus selain menjadi tempat penginapan," kata Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan Aset Daerah Kabupaten Kudus Djati Solechah di Kudus, Kamis.
Ia mengungkapkan prioritas tetap digunakan untuk usaha kuliner, karena selama ini keberadaan Taman Bojana yang merupakan bangunan tahun 1996 tersebut memang untuk memberikan kesempatan kepada pelaku usaha kuliner khas Kudus.
Selain untuk kuliner dan toko elektronik, gedung berlantai yang digunakan sebagai tempat penginapan juga dilengkapi parkir yang memadai.
Dari luas lahan Taman Bojana sekitar 3.300 meter persegi tersebut, terdapat 129 kios yang ditempati para pedagang kuliner maupun alat telekomunikasi, kosmetik, kaos, serta cenderamata.
Kedua investor tersebut, kata Djati, hingga saat ini baru sebatas menyatakan ketertarikan dan belum menyampaikan proposalnya, termasuk desain bangunan dan kebutuhan investasinya.
Untuk sementara, imbuh dia, pihaknya belum mengetahui nilai investasinya untuk membangun tempat penginapan di pusat kota tersebut.
Terkait keinginan Pemkab Kudus agar keberadaan pedagang yang berjualan aneka makanan khas Kudus, kata dia, kedua investor tersebut menyatakan kesediaannya untuk menyediakan tempat berjualan untuk mereka.
"Hanya saja, tantangan yang dihadapi untuk menyediakan tempat sementara untuk mereka berjualan selama proses pembangunan bangunan hotel berlangsung," ujarnya.
Baca juga: Pemkab Kudus targetkan naik peringkat sebagai Kota Layak Anak kategori Madya
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
