
Saifullah Yusuf bantah sepatu yang viral di medsos untuk siswa Sekolah Rakyat dari Kemensos

Jakarta (ANTARA) - Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengklarifikasi bahwa sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat yang sempat beredar di media sosial merupakan pemberian dari Gubernur Jawa Timur dan bukan pengadaan dari Kementerian Sosial.
Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI di Jakarta, Rabu, Mensos Saifullah Yusuf menjelaskan mengenai konten viral di media sosial yang memperlihatkan dirinya dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat.
"Karena yang viral kemarin itu beritanya tentang pengadaan sepatu di Sekolah Rakyat, tetapi fotonya saya sedang bersama Bu Khofifah menyerahkan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat di Malang, Jawa Timur, di mana sepatu itu adalah pemberian Gubernur Jawa Timur untuk siswa Sekolah Rakyat Jawa Timur," kata Saifullah.
Pemberian sepatu tersebut, katanya, merupakan bagian dari program milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
"Bukan sepatu dari Kementerian Sosial," imbuh Saifullah menegaskan.
Sebelumnya, Mensos Saifullah Yusuf dalam keterangan kepada wartawan pada Selasa (5/5), menyampaikan siswa Sekolah Rakyat mendapatkan empat pasang sepatu, terdiri atas sepatu harian, sepatu olahraga, sepatu Pakaian Dinas Harian (PDH), dan sepatu Pakaian Dinas Lapangan (PDL).
Berdasarkan data realisasi, harga sepatu PDL siswa memiliki pagu Rp700.000 dengan harga realisasi lelang sebesar Rp640.000.
Sementara untuk sepatu harian jenjang SMP dan SMA, harga realisasi senilai Rp300.000 dari pagu Rp500.000, dan jenjang SD sebesar Rp250.000.
Pewarta: Prisca Triferna Violleta/Fathur Rochman
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
