Logo Header Antaranews Jateng

Pupuk Indonesia salurkan 15.993 ton pupuk subsidi ke petani Kabupaten Tegal

Rabu, 6 Mei 2026 21:52 WIB
Image Print
Petugas PT Pupuk Indonesia (Persero) sedang melakukan pengawasan pupuk di gudang. (ANTARA/HO-Humas PT Pupuk Indonesia)

Tegal (ANTARA) - PT Pupuk Indonesia (Persero) menyalurkan 15.993 ton pupuk atau 40 persen pupuk bersubsidi dari alokasi 40.330 ton pupuk kepada para petani Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Regional CEO 2 Pupuk Indonesia Muhammad hwan di Tegal, Rabu, mengatakan bahwa tingginya antusiasme petani dalam menebus pupuk bersubsidi ini didukung oleh beberapa faktor.

"Banyak petani yang menebus pupuk bersubsidi dari awal 2026 karena sistem digital i-Pubers yang memudahkan petani dalam menebus pada penerima pupuk titik serah (PPTS) hingga kebijakan Presiden Prabowo yang menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi 20 persen pada Oktober 2025," katanya.

Beberapa jenis pupuk bersubsidi yang telah disalurkan yakni Urea 8.997 ton, NPK 6.933 ton, dan organik 63 ton.

Ia mengatakan pihaknya komitmen menjaga ketersediaan pupuk subsidi untuk para petani di wilayah Kabupaten Tegal.

Saat ini, kata dia, perusahaan menyiapkan stok sebesar 1.277 ton pupuk bersubsidi untuk kebutuhan petani Kabupaten Tegal serta 81.882 ton pupuk untuk kebutuhan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

"Seluruh stok pupuk bersubsidi ini dapat dimanfaatkan oleh petani di Kabupaten Tegal tentunya yang terdaftar pada e-RDKK (e-Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) Kementerian Pertanian dan penebusannya disesuaikan dengan alokasi masing-masing yang telah ditetapkan pemerintah," katanya.

Menurut dia, dengan kemudahan penebusan pupuk bersubsidi serta penurunan Harga Eceran Tertinggi pupuk bersubsidi merupakan langkah transformasi tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi yang dilakukan pemerintah.

"Perubahan ini menyederhanakan birokrasi penyaluran yang pada akhirnya memudahkan petani dalam menebus pupuk bersubsidi," katanya.

Ia menambahkan hingga 4 Mei 2026, Pupuk Indonesia telah menyalurkan 563.675 ton atau setara 39 persen terhadap alokasi sebesar 1.434.190 ton untuk Jawa Tengah.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026