Logo Header Antaranews Jateng

Takmir masjid di Kudus dilatih cara sembelih hewan kurban

Rabu, 6 Mei 2026 21:50 WIB
Image Print
Puluhan takmir masjid di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menyaksikan praktik menyembelih hewan ternak saat kegiatan pelatihan tata cara menyembelih hewan kurban sesuai syariat Islam dan memenuhi standar halal untuk menjadi juru sembelih halal (Juleha) di Desa Gondosari, Rabu (6/5/2026). ANTARA/HO. Dispertan Kudus.

Kudus (ANTARA) - Sebanyak 60 takmir dari puluhan masjid yang tersebar di sembilan kecamatan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mendapatkan pelatihan tata cara menyembelih hewan kurban sesuai syariat Islam dan memenuhi standar halal.

Menurut Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Arin Nikmah di Kudus, Rabu, pelatihan juru sembelih halal (juleha) tersebut digelar bertepatan dengan pelaksanaan Hari Raya Idul Kurban, sehingga para takmir masjid nantinya bisa mempraktikkan ilmunya dalam penyembelihan hewan kurban.

Dalam pelaksanaan bimbingan teknis penyelembelihan hewan ternak yang berlangsung di Masjid Taqwa Sukun Gondosari, Kecamatan Gebog, Kudus tersebut, kata dia, merupakan hasil kerja sama Dinas Pertanian dan Peternakan Pemerintah Provinsi Jateng, Dinas Pertanian dan Pangan Kudus serta perusahaan swasta di Kudus.

Materi yang diberikan, kata dia, mulai dari soal pemilihan pisau dan material yang dipakai, perawatan, hingga cara mengasah dan mengetahui tingkat ketajaman pisau tersebut.

Selain itu, peserta juga mendapatkan materi soal pengetahuan dan keterampilan menyembelih sesuai kaidah secara Islam, serta penanganan hewan sebelum disembelih.

Bahkan, kata dia, ada materi teknik pengirisan daging, sehingga hasilnya bisa lebih banyak serta dagingnya lebih empuk.

"Karena ini baru pelatihan tahap pertama, maka peserta hanya melihat pemateri mempraktikkan tata cara penyembelihan hewan ternak. Sedangkan pelatihan lanjutan akan ada praktik masing-masing peserta," ujarnya.

Meskipun belum praktik langsung, kata dia, peserta memang bisa mempraktikkan Ketika penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha nanti.

Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut, nantinya mendapatkan sertifikat pelatihan, sedangkan tingkat lanjut akan mendapatkan sertifikat kompetensi setelah peserta praktik menyembelih hewan kurban secara langsung.

"Dinas Pertanian Kudus akan memfasilitasi pelatihan tingkat lanjut dengan diusulkan lewat APBD 2027 karena membutuhkan anggaran yang cukup besar," ujarnya.

Pelatihan menyembelih hewan kurban di Kabupaten Kudus sepanjang 2026, tercatat sudah tiga kali, baik yang diselenggarakan secara swadaya masyarakat maupun dukungan pemerintah.

Ia berharap dengan semakin banyak warga Kudus yang mengikuti pelatihan juleha, setidaknya saat Idul Kurban para juru sembelih merupakan orang-orang yang berkompeten dan mendapatkan sertifikat juleha.

"Karena yang bertugas menyembelih benar-benar mengetahui kaidah secara Islam berkaitan tata cara penyembelihan secara halal maupun juga terkait aspek aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH)," ujarnya.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026