
Distoria 2026 wadah pelajar ekspresikan seni-budaya

Magelang (ANTARA) - Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengatakan festival musik, Distoria 2026, menjadi wadah pelajar mengekspresikan seni, budaya, dan kepemimpinan
“Melalui kegiatan ini, anak-anak memiliki wadah untuk mengekspresikan diri secara positif melalui seni dan budaya. Seorang pemimpin juga perlu memahami seni dan budaya agar memiliki kepekaan sosial dan rasa kemanusiaan yang kuat,” ujarnya dalam rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang di Magelang, Sabtu.
Ia mengatakan hal itu pada festival musik pelajar, Distoria 2026, digelar di GOR Samapta Magelang, Sabtu, diikuti 20 grup band pelajar berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan DIY, di antaranya Magelang, Wonosobo, Kebumen, Semarang, Sukoharjo, Muntilan, dan Sragen, yang antara lain dihadiri Presiden Ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Acara ini terselenggara melalui kolaborasi SMA Negeri 1 Magelang bersama Ikasmansatama, dan SBY Art Community.
Ia berharap Distoria dapat terus berkembang menjadi ruang kreatif yang melahirkan generasi muda berkarakter, inovatif, dan mampu menjaga persatuan melalui seni dan budaya.
Kepala SMA Negeri 1 Magelang Aisjah mengatakan Distoria 2026 sarana mengembangkan potensi seni dan memperkuat semangat persatuan di kalangan pelajar.
“Festival ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga upaya memupuk integritas melalui karya seni. Kami ingin anak-anak muda memiliki ruang untuk berkarya, berkolaborasi, dan membangun karakter positif,” ujarnya.
Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Magelang serta kehadiran SBY yang memberikan perhatian besar terhadap pengembangan seni generasi muda, termasuk dukungan total hadiah Rp46,5 juta.
Pada kesempatan itu, SBY membagikan pengalaman masa muda sebagai pemain band.
Ia mengatakan kecintaan terhadap musik dan seni dapat berjalan seimbang dengan pendidikan apabila dikelola dengan disiplin.
“Saya dulu juga aktif bermain musik, tetapi pendidikan tetap menjadi prioritas. Kuncinya adalah keseimbangan dan disiplin,” ujarnya.
Ia mendorong para orang tua mendukung pengembangan minat dan bakat anak-anak, baik bidang musik maupun olahraga, karena dapat menjadi jalan menuju kesuksesan di masa depan.
Menurut dia, seni memiliki kekuatan untuk membangun kedamaian, persaudaraan, dan jiwa kepemimpinan generasi muda.
Pada kesempatan itu, SMA Negeri 1 Magelang juga memamerkan program Gerakan Literasi Terpadu (Gesit), yang mengintegrasikan berbagai aspek pendidikan guna membangun generasi yang kuat dalam karakter pengetahuan.
Pewarta: M. Hari Atmoko
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
