Logo Header Antaranews Jateng

Pemkot Semarang kibarkan bendera setengah tiang tiga hari kenang Try Sutrisno

Senin, 2 Maret 2026 21:02 WIB
Image Print
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti. ANTARA/Zuhdiar Laeis

Semarang (ANTARA) - Pemerintah Kota Semarang mengajak seluruh warga masyarakat Kota Semarang bersama-sama mendoakan Wakil Presiden Ke-6 RI Try Sutrisno dan mengibarkan Bendera Merah Putih setengah tiang selama tiga hari berturut-turut, mulai tanggal 2-4 Maret 2026.

"Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Semarang untuk mengibarkan Bendera Merah Putih setengah tiang selama tiga hari, mulai tanggal 2 sampai 4 Maret 2026," kata Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, di Semarang, Senin.

Ajakan tersebut disampaikan menyusul Surat Menteri Sekretaris Negara Nomor B-02/M/S/TU.00.00/03/2026 tanggal 2 Maret 2026 tentang Pengibaran Bendera Negara Setengah Tiang dan Hari Berkabung Nasional sebagai bentuk penghormatan atas wafatnya Try Sutrisno.

"Serta, mendoakan almarhum Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno. Ini adalah bentuk penghormatan kita sebagai bangsa yang menghargai jasa para pemimpin yang telah mengabdikan hidupnya untuk Indonesia," katanya.

Ia menegaskan bahwa penghormatan itu bukan hanya kewajiban institusi pemerintah, tetapi juga momentum refleksi bersama bagi seluruh masyarakat atas jasa besar para tokoh bangsa.

Seluruh kantor pemerintahan, instansi vertikal, BUMD, lembaga pendidikan, serta masyarakat umum di Kota Semarang diinstruksikan untuk mengikuti ketentuan tersebut sebagai bagian dari hari berkabung nasional.

Menurut dia, Try Sutrisno merupakan sosok negarawan yang telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa, baik melalui pengabdiannya di TNI maupun saat menjabat sebagai wapres periode 1993–1998.

"Semangat pengabdian, kedisiplinan, dan keteladanan beliau adalah warisan nilai positif yang harus kita jaga. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," katanya.

Selain itu, Pemkot Semarang juga mengimbau masyarakat untuk memaknai masa berkabung nasional itu sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, semangat kebangsaan, serta rasa hormat kepada para tokoh yang telah berjasa bagi bangsa dan negara.

Wakil Presiden Ke-6 RI Try Sutrisno wafat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

Ia menjadi Wakil Presiden mendampingi Presiden Soeharto pada tahun 1993-1998.

Sepanjang hidupnya, Try Sutrisno meraih 19 tanda kehormatan atas dedikasi serta pengabdian kepada bangsa dan negara, yakni

1. Bintang Republik Indonesia Adipradana
2. Bintang Mahaputra Adipurna
3. Bintang Mahaputra Adipradana
4. Bintang Yudha Dharma Utama
5. Bintang Swa Bhuwana Utama
6. Bintang Bhayangkara Utama
7. Bintang Kartika Eka Pakci Utama
8. Bintang Jalasena Utama
9. Bintang Swa Bhuwana Utama
10. Bintang Penghargaan Legiun Veteran RI
11. Bintang Order Of Yugoslav Flag With Golden Star (Yugoslavia)
12. Bintang Das Grosse Verdienstkreuz Mit Stern (Jerman)
13. Bintang Commandeur Da La Legion D'Honneur (Perancis)
14. Bintang Eretekan Voor Verdienste (Belanda)
15. Bintang Legion Of Merit (USA)
16. Bintang Tong IL (Korea)
17. Satyalancana Seroja
18. Satyalancana Penegak
19. Satyalancana Kesetiaan 8,16 Dan 24 Tahun

Karier Try Sutrisno ditempa melalui berbagai penugasan strategis di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Pendidikan militernya, di antaranya ditempuh melalui Sekolah Staf dan Komando Gabungan (Seskogab) pada tahun 1977.

Dedikasi dan profesionalismenya mengantarkan Try Sutrisno dipercaya menduduki berbagai jabatan penting termasuk sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) dari 1988 hingga 1993.



Baca juga: Gubernur Jateng: Jalan Semarang-Godong ditargetkan bisa dilalui H-7 Lebaran



Pewarta:
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026