
Jokowi bahas soal Board of Peace saat bertemu dengan Presiden Prabowo

Solo (ANTARA) - Presiden ke-7 Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) membahas soal Board of Peace saat bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Jakarta, beberapa waktu lalu.
“Beliau Bapak Presiden menjelaskan mengenai dua hal besar, yaitu mengenai masuknya Indonesia ke Board of Peace dan yang kedua mengenai tarif dagang Indonesia-Amerika,” katanya di Solo, Jawa Tengah, Jumat.
Terkait dengan Board of Peace, dikatakannya, Presiden Prabowo menyampaikan perlunya Indonesia berada di dalam forum tersebut untuk membangun sebuah dialog yang baik agar dunia menjadi lebih damai.
Sedangkan mengenai tarif, dikatakannya, Presiden menjelaskan ada beberapa komoditas barang yang justru diberikan tarif bebas nol persen.
“Beliau juga jelaskan bahwa tarif itu yang justru lebih banyak itu adalah yang 0 persen karena ada 1.800 item komoditi barang yang diberikan bebas tarif 0 persen. Ini yang tidak banyak diketahui oleh masyarakat,” katanya.
Menurut dia, tarif tersebut penting agar ekspor Indonesia ke Amerika Serikat makin banyak.
“Karena kita dengan Amerika sudah surplus, seingat saya kurang lebih USD 18 billion. Saya kira ini sebuah angka yang sangat besar yang itu bisa kita tingkatkan lagi surplusnya,” katanya.
Sementara itu, dikatakannya, pada kesempatan tersebut ia memastikan seluruh tamu undangan memberikan pendapat dan saran.
“Ya, semua menyampaikan pendapat, memberikan saran. Ada Pak SBY, ada Pak JK, Pak Budiono, Pak Maruf Amin, ketua-ketua partai, juga mantan-mantan menteri luar negeri semuanya memberikan masukan yang menurut saya sangat baik forum-forum seperti itu dilakukan secara rutin," kata Jokowi.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengundang mantan presiden dan wakil presiden ke Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (3/3). Selain Jokowi, Presiden terdahulu yang hadir yakni SBY.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
