Logo Header Antaranews Jateng

Jokowi tegaskan hanya akan tunjukkan ijazah asli ke pengadilan

Jumat, 10 April 2026 13:26 WIB
Image Print
Jokowi memberikan keterangan kepada wartawan di Solo, Jawa Tengah, Jumat (10/4/2026). ANTARA/Aris Wasita

Solo (ANTARA) - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan hanya akan menunjukkan ijazah aslinya ke pengadilan.

“Kalau diminta hakim untuk menunjukkan ijazah asli ya akan saya tunjukkan, baik SD, SMP, SMA, S1 semuanya akan saya tunjukkan,” katanya di Solo, Jawa Tengah, Jumat.

Hal ini menjawab pernyataan dari Jusuf Kalla terkait permintaannya agar Jokowi segera menunjukkan ijazah asli kepada publik. Menurut Jokowi, pengadilan merupakan forum yang tepat untuk menunjukkan ijazahnya.

“Forumnya jelas, forum hukumnya ada di pengadilan,” katanya.

Ia mengatakan soal kasus tersebut sudah seharusnya diserahkan pada proses hukum yang ada. Bahkan, menurut dia seharusnya yang menuduh itulah yang membuktikan.

“Mestinya yang menuduh itu yang membuktikan, bukan saya disuruh menunjukkan. Nanti semua orang bisa menuduh dan suruh menunjukkan buktinya yang dituduh, terbalik-balik itu,” katanya.

Di sisi lain, ia berharap kasus tersebut cepat selesai karena sudah berjalan hampir satu tahun.

“Ya pengen saya seperti itu, secepat-cepatnya. Ini kan sudah hampir satu tahun. Segera P21 dan diserahkan kepada pengadilan untuk nanti kita bisa menunjukkan mana yang benar, mana yang nggak benar,” katanya.

Sementara itu, adanya isu yang beredar soal Jokowi membiayai Rismon Sianipar dalam kasus dugaan ijazah palsu, ia menampiknya.

“Logikanya ya logikanya, beliau-beliau ini tersangka, ya kan? Kemudian minta RJ (restorative justice) ke Polda Metro Jaya, ke penyidik, karena kewenangan ada di sana. Tetapi harus memohon maaf kepada yang dituduh, kepada saya. Saya maafkan. Masa yang dituduh malah memberi duit? Logikanya gimana sih, kok yang tersangka beliau-beliau ke sini kita maafkan kok saya masih memberi duit itu gimana logikanya?,” katanya.



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026