Semarang (ANTARA) - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan bahwa kenaikan harga komoditas pangan di sejumlah pasar tradisional menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 masih dalam batas yang wajar.
"Pasar Karangayu ini memang salah satu tolak ukur kita. Memang ada lonjakan harga, terutama cabai dan bawang merah. Tapi kenaikannya belum terlalu signifikan," kata Ahmad Luthfi saat meninjau Pasar Karangayu, Semarang, Senin.
Didampingi jajaran forkopimda, Gubernur Jateng menyusuri lorong pasar yang padat sembari menyapa warga dan pedagang di Pasar Karangayu.
Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan sejumlah komoditas merangkak naik dan berada di atas Harga Acuan Pemerintah (HAP), dengan kenaikan paling tajam terjadi pada cabai dan bawang merah.
Untuk harga cabai rawit merah Rp73.333/kg (HAP Rp57.000), cabai merah keriting Rp58.000/kg (HAP Rp55.000), bawang merah Rp48.000/kg (HAP Rp41.500), kemudian beras medium: Rp13.667/kg (HET Rp13.500), tepung terigu: Rp11.833/kg (di atas rata-rata provinsi Rp11.663).
Sementara beberapa komoditas masih aman, seperti daging sapi, ayam ras, telur dan bawang putih.
Di sela kunjungan itu, Gubernur menyampaikan kenaikan harga memang terjadi, namun masih dalam batas yang dapat diintervensi pemerintah.
Ia memastikan pemerintah daerah sudah menyiapkan langkah stabilisasi harga-harga bahan pokok tersebut..
"Menjelang Natal dan Tahun Baru, kita akan melakukan penetrasi harga supaya tetap terjangkau. Bulog juga memastikan stok beras aman untuk delapan bulan ke depan, ini positif. Tinggal bagaimana kita menahan gejolak agar inflasi tidak naik," katanya.
Untuk membantu masyarakat, Pemprov Jateng menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), dengan harga yang ditawarkan pada komoditas di GPM lebih terjangkau.
Rinciannya, bawang merah Rp22.000/0,5 kg, bawang putih Rp16.000/0,5 kg, cabai rawit setan Rp19.500/0,25 kg, cabai merah keriting Rp18.000/0,25 kg dan telur Rp26.000/kg.
Salah seorang pedagang Pasar Karangayu, Susianti mengatakan bahwa kenaikan harga sudah terjadi sejak beberapa hari lalu karena biasanya menjelang Natal dan tahun baru memang terjadi kenaikkan.
"Bawang merah biasanya Rp47 ribu, sekarang jadi Rp55.000. Bawang putih dari Rp35.000 naik ke Rp50.000," katanya.
Baca juga: Polisi dipraperadilankan atas kasus pembunuhan ASN Pemkot Semarang pada 2022

