
Pemkab Batang lakukan transformasi posyandu bidang pendidikan dan sosial

Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng) melakukan transformasi pos pelayanan terpadu di bidang pendidikan dan sosial sekaligus untuk mendukung tugas pemerintah pusat tentang enam standar pelayanan minimal.
Wakil Bupati Batang Suyono di Batang, Senin, mengatakan bahwa pentingnya transformasi posyandu agar mampu menjawab tantangan pelayanan dasar masyarakat yang tidak hanya bertugas di bidang kesehatan saja namun juga pada masalah pendidikan dan sosial.
"Sebelumnya, tugas posyandu fokus pada imunisasi, penimbangan, dan pemberian nutrisi. Akan tetapi, Sekarang tugasnya jauh lebih luas seperti di bidang pendidikan dan sosial," katanya.
Ia mengatakan posyandu harus turut membantu menyelesaikan persoalan pendidikan khususnya anak-anak yang putus sekolah atau terkendala administrasi.
Saat ini, kata dia, masih ada siswa sekolah dasar yang tidak memiliki NIK tetapi harus mengikuti ujian sehingga hal ini harus perlu ada solusi karena pendidikan anak adalah tanggung jawab negara hingga SMA.
"Oleh karena itu, jangan sampai persoalan administrasi menjadi penyebab anak kehilangan hak atas pendidikan dan masa depan mereka," katanya.
Ia berharap posyandu mampu menjadi jembatan koordinasi dengan dinas terkait dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di tingkat bawah serta memperkuat kolaborasi lintas sektor demi meningkatkan kualitas pelayanan dasar dan kesejahteraan masyarakat.
Rencana kerja posyandu, kata dia, perlu diselaraskan dengan rencana strategis (renstra) pemerintah daerah yang mulai dijalankan pada tahun ini secara berjenjang dari tingkat desa hingga kabupaten.
"Posyandu harus mengukur arah kerjanya sesuai renstra agar program enam standar pelayanan minimal benar-benar berjalan bukan hanya menjadi pilot project di atas kertas," katanya.
Baca juga: Polres Batang melakukan pemeriksaan kesehatan warga terdampak banjir
Pewarta: Kutnadi
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
