
Pemkab Batang memperluas jangkauan MBG pada kelompok rentan 3B

Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang memperluas jangkauan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memprioritaskan kelompok rentan, seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita non-pendidikan anak usia dini, guna memastikan pemenuhan gizi merata di luar sektor pendidikan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Batang Joko Prasetijo di Batang, Jawa Tengah, Senin, mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) untuk memverifikasi data penerima manfaat.
"Kelompok sasaran meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD atau balita yang belum masuk lembaga pendidikan. Ini yang menjadi sasaran yang kami kelola," katanya.
Ia mengatakan unit SPPG memiliki kapasitas layanan cukup besar yang mampu memenuhi 500 sasaran ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD 3B setiap hari.
Tak sekadar membagikan makanan, kata dia, pemerintah akan menerjunkan penyuluh keluarga berencana dan tim pendamping keluarga ke lokasi-lokasi distribusi, seperti balai desa atau balai RT/RW.
"Hal ini kami lakukan untuk memastikan kualitas makanan serta bantuan tersebut benar-benar dikonsumsi sekaligus memberikan edukasi pada penerima manfaat," katanya.
Phaknya memastikan proses percepatan terus berjalan meski saat ini masih fokus layanan terbagi dengan sektor peserta didik.
"Jumlah titik layanan terus menunjukkan tren peningkatan signifikan. Sekarang sudah ada sekitar 40 SPPG yang melayani sasaran 3B. Pada awal Mei 2026 ini juga diperkirakan bertambah sekitar 20 SPPG lagi yang siap running untuk 3B," katanya.
Untuk menghindari tumpang tindih distribusi, koordinator kabupaten bersama pihak SPPG kini melakukan pemetaan wilayah layanan.
"Optimalisasi ini diharapkan mampu meratakan kuota penerima di seluruh wilayah agar dampak program MBG dapat dirasakan secara maksimal," katanya.
Baca juga: Pemkab Batang membuka akses kerja difabel melalui pelatihan khusus
Pewarta: Kutnadi
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
