Logo Header Antaranews Jateng

Undip diundang BNPB untuk mendemonstrasikan robot kecoa pencari korban bencana

Sabtu, 9 Mei 2026 07:15 WIB
Image Print
Rektor Universitas Diponegoro Semarang Prof Suharnomo bersama Kepala BNPB Suharyanto, menyaksikan demonstrasi robot kecoa inovasi mahasiswa dan peneliti Undip. (ANTARA/HO-Undip)

Semarang (ANTARA) - Tim Cyborg Insect Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (Undip) Semarang diundang oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mendemonstrasikan inovasi teknologi berupa robot berbentuk kecoa.

Rektor Undip Prof Dr Suharnomo, di Semarang, Jumat, menyampaikan bahwa pengembangan robot itu bertujuan untuk meningkatkan efektivitas operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) menemukan korban.

Ia menyampaikan terima kasih atas undangan dari BNPB pada Kamis (7/5) lalu, untuk melihat langsung cara kerja robot kecoa inovasi tim Undip tersebut.

"Teknologi ini diharapkan dapat menjadi solusi inovatif dalam penanganan bencana di Indonesia yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap gempa bumi, longsor, dan bencana lainnya," katanya.

Dengan inovasi tersebut, Tim Cyborg Insect Undip sebelumnya berhasil meraih Gold Award dan Spesial Award di ajang Malaysia Technology Expo (MTE).

Dalam peragaan tersebut, inovator Undip Mochammad Ariyanto PhD mendemonstrasikan kemampuan robot kecoa dalam menavigasi area simulasi bencana, termasuk melewati rintangan sempit, medan tidak rata, dan kondisi minim cahaya.

Robot dilengkapi sensor, kamera mikro, serta sistem komunikasi yang memungkinkan pengiriman gambar dan informasi kondisi lapangan secara langsung.

Inovasi "roach-detect' tersebut dirancang untuk membantu proses pencarian dan penyelamatan korban di lokasi bencana yang sulit dijangkau manusia.

Robot kecoa merupakan hasil riset multidisiplin yang melibatkan bidang teknik, robotika, dan kecerdasan buatan dari mahasiswa Fakultas Teknik Undip, Jurusan Teknik Mesin dan Teknik Elektro.

Dengan ukuran yang kecil dan kemampuan bergerak di ruang sempit, robot itu mampu masuk ke celah reruntuhan bangunan untuk mendeteksi keberadaan korban serta mengirimkan data secara real-time kepada tim penyelamat.

Mereka memanfaatkan kecoa jenis Madagascar Hissing Cockroach, yang dipasangi perangkat elektronik berukuran ringan untuk mengendalikan pergerakan sekaligus mengumpulkan data di lapangan.

Ke depan, Undip berkomitmen untuk terus mengembangkan teknologi robot kecoa yang adaptif dan aplikatif untuk memperluas peluang kerja sama dengan berbagai pihak guna mendukung keselamatan dan membantu korban bencana.

Sementara itu, Kepala BNPB Suharyanto memberikan apresiasi dan menyambut baik inovasi robot kecoa dari para periset Undip tersebut yang bermanfaat untuk membantu mencari korban bencana.

Inovasi tersebut, kata dia, membuka peluang kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pemerintah yang sangat penting memperkuat kekuatan nasional dalam mitigasi dan penanggulangan bencana.

Baca juga: Kecoa "robot" Undip raih medali emas Malaysia Technology Expo 2026



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026