
Pemkab Batang menekankan penguatan karakter dan kualitas pendidikan

Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menekankan penguatan karakter dan kualitas pendidikan sebagai upaya membangun watak serta mengembangkan potensi manusia agar menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, mandiri, dan bertanggung jawab.
"Peringatan Hari Pendidikan Nasional menjadi momentum penting untuk merefleksikan sekaligus memperkuat komitmen untuk menghidupkan semangat dalam memajukan pendidikan nasional," kata Bupati Batang Faiz Kurniawan di Batang, Senin.
Ia mengingatkan nilai-nilai pendidikan yang diwariskan Ki Hadjar Dewantara melalui konsep Among yaitu asah, asih, dan asuh sebagai fondasi membentuk karakter dan kualitas peserta didik.
"Asah adalah ilmu, asih adalah kasih sayang, dan asuh adalah pendampingan. Ini harus menjadi dasar dalam proses pendidikan," katanya.
Menurut dia, pembangunan pendidikan dengan arah kebijakan nasional termasuk visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan sejumlah kebijakan program prioritas di bidang pendidikan seperti pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan, digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, serta penerapan pembelajaran mendalam.
"Selain itu, penguatan literasi dan numerasi, pengembangan pendidikan berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), serta perluasan akses pendidikan yang inklusif dan terjangkau juga menjadi fokus utama," katanya.
Ia mengatakan seluruh kebijakan tersebut tidak akan berjalan optimal tanpa didukung oleh tiga aspek utama yaitu pola pikir maju, mental yang kuat, dan misi yang jelas.
"Tanpa tiga aspek itu, program pendidikan hanya akan menjadi formalitas tanpa dampak nyata. Kami terus mendorong peningkatan layanan pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat termasuk bagi anak berkebutuhan khusus melalui pengembangan sekolah inklusif dan pendidikan berbasis masyarakat," katanya.
Baca juga: Kawasan rob jadi objek wisata perikanan di Batang
Pewarta: Kutnadi
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
