
Pemkot Pekalongan berlakukan penyesuaian sistem belajar karena terdampak banjir

Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, Jawa Tengah, memberlakukan penyesuaian sistem pembelajaran bagi siswa seiring dengan dampak banjir yang menggenangi sekolah-sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekalongan Mabruri di Pekalongan, Selasa, mengatakan pihaknya menerapkan kebijakan pembelajaran yang fleksibel dan situasional akibat terjadinya banjir yang melanda di daerah ini.
"Sekolah-sekolah terdampak banjir diperbolehkan meliburkan peserta didik dengan tetap memberikan tugas pembelajaran yang dapat dikerjakan dari rumah," katanya.
Menurut dia, ada seratusan lembaga pendidikan baik negeri maupun swasta yang terdampak banjir yang melanda sejumlah wilayah itu sejak 19-20 Januari 2026.
Pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) formal, kata dia, terdapat 45 lembaga dari 90 lembaga terdampak banjir dan pendidikan anak usia non-formal tercatat 60 lembaga dari 173 lembaga terdampak.
Kemudian untuk jenjang pendidikan non-formal atau kesetaraan, terdapat 7 lembaga dari 14 lembaga, jenjang Sekolah Dasar (SD) ada 38 lembaga dari 103 lembaga juga terdampak banjir, serta jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) tercatat 10 sekolah dari 30 sekolah terdampak.
"Selain itu terdapat satu sekolah dasar yang sebenarnya tidak terdampak banjir, namun digunakan sebagai lokasi pengungsian yaitu SDN Tirto 03 yang saat ini menampung sekitar 350 pengungsi," katanya.
Dengan kondisi gedung sekolah terendam banjir, maka pihaknya mengizinkan sebagian sekolah untuk memulangkan siswa lebih awal karena kondisi peserta didik yang beragam.
"Pembelajaran daring dapat dilaksanakan dan apabila situasi tidak memungkinkan, sekolah kami izinkan untuk meliburkan kegiatan belajar mengajar. Kami terus memantau perkembangan kondisi sekolah terdampak dan menyesuaikan kebijakan demi menjaga keselamatan serta keberlangsungan proses belajar peserta didik," katanya.
Baca juga: Pemkot Pekalongan bersama Kodim percepat penanganan banjir akibat tanggul sungai jebol
Pewarta: Kutnadi
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
