Logo Header Antaranews Jateng

Warga di Banyumas antusias tukarkan uang jelang Lebaran

Kamis, 5 Maret 2026 22:14 WIB
Image Print
Salah seorang warga menukarkan uang rupiah pecahan kecil yang masih baru melalui mobil layanan kas keliling Bank Indonesia dalam kegiatan Serambi 2026 di Sasana Krida GOR Satria, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (5/3/2026). ANTARA/Sumarwoto

Purwokerto (ANTARA) - Ratusan warga dari berbagai wilayah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, antusias menukarkan uang rupiah pecahan kecil untuk memenuhi kebutuhan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah atau Lebaran 2026.

Mereka tampak mendatangi lokasi penukaran uang layak edar (ULE) dalam kegiatan Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri 2026 (Serambi 2026) yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Purwokerto bersama enam bank umum di Sasana Krida, Kompleks Gelanggang Olahraga Satria, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis.

Salah seorang warga Purwokerto, Fitri mengaku sengaja menukarkan uang rupiah pecahan kecil yang masih baru untuk dibagikan kepada anak-anak, saudara, dan sebagainya saat Lebaran

“Saya menukarkan satu paket senilai Rp5,3 juta terdiri atas pecahan Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, Rp20.000, dan Rp50.000,” katanya.

Menurut dia, layanan penukaran uang tersebut cukup mudah dan cepat meskipun saat memesan melalui laman pintar.bi.go.id agak kesulitan karena seperti sedang berburu tiket.

“Kemarin saat mendaftar harus menyiapkan NIK (Nomor Induk Kependudukan) dan email (surat elektronik/surel). Alhamdulillah saat menukar gampang dan cepat,” katanya menjelaskan.

Warga lainnya, Miftakhurrahmat mengaku menukarkan uang pecahan kecil sebesar Rp2.820.000 untuk persiapan Lebaran.

“Tadi tukar Rp2.820.000, pecahan Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000 sampai Rp1.000. Untuk persiapan Lebaran, bagi-bagi ke sanak saudara,” kata dia yang berasal dari Kemranjen.

Ia menilai proses penukaran uang tahun ini lebih tertata, teliti, dan jeli dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut dia, hal itu terlihat dengan adanya seleksi sejak awal proses pemesanan melalui aplikasi Pintar.

“Bahkan NIK-nya salah satu angka saja langsung ditolak Kalau dulu setelah mendaftar langsung cepat-cepatan antre di mobil layanan kas keliling,” katanya.

Selain sistem antrean lebih jelas, kata dia, jumlah mobil layanan kas keliling juga lebih banyak sehingga masyarakat lebih nyaman.

Informasi dari petugas KPwBI Purwokerto di lokasi kegiatan Serambi 2026, masyarakat yang telah melakukan pemesan uang layak edar melalui aplikasi Pintar, akan menjalani pemeriksaan NIK dan formulir sebelum memasuki Gedung Sasana Krida.

Selanjutnya mereka diminta untuk menunggu panggilan proses verifikasi sesuai dengan nomor urut.

Setelah proses verifikasi selesai, mereka bisa melanjutkan proses penukaran uang melalui mobil layanan kas keliling dari KPwBI Purwokerto bersama enam bank umum yang terparkir di luar gedung.

Sebelumnya, Kepala KPwBI Purwokerto Christoveny mengatakan, dalam kegiatan Serambi 2026, Bank Indonesia Purwokerto menyiapkan uang layak edar sebesar Rp3,5 triliun, meningkat dibandingkan 2025 sebesar Rp3 triliun.

Menurut dia, kuota layanan penukaran uang layak edar tersebut bertambah hingga sekitar 15.000 layanan dengan melibatkan 25 bank dan 50 titik loket.

“Salah satunya di GOR Satria Purwokerto pada 5 Maret 2026 dengan melibatkan sejumlah bank umum,” katanya di Kedungbanteng, Banyumas, Selasa (3/3) petang.



Pewarta:
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026