
Bank Jateng Cabang Kudus siapkan Rp2,65 miliar untuk penukaran uang baru sambut Lebaran

Kudus, Jawa Tengah (ANTARA) - Bank Jateng Cabang Kudus, Jawa Tengah, menyiapkan uang baru dengan berbagai pecahan senilai Rp2,65 miliar untuk melayani penukaran uang baru guna memenuhi kebutuhan masyarakat menyambut Hari Raya Idul Fitri 2026.
"Pelayanan penukaran mulai buka sejak 9 Maret hingga 13 Maret 2026. Penukarannya khusus masyarakat yang sudah mendaftar secara daring melalui aplikasi di laman pintar.bi.go.id yang telah ditentukan oleh Bank Indonesia," kata Pemimpin Bank Jateng Cabang Kudus Risdiyanto saat ditemui di sela mendampingi kasir melayani penukaran uang baru di loket khusus Bank Jateng Kudus, Jateng, Selasa.
Ia menjelaskan setiap penukar dibatasi maksimal Rp5,3 juta per orang dengan berbagai pecahan uang baru yang disiapkan.
Dari batasan sebesar itu, maka pecahan yang bisa diperoleh, yakni untuk uang pecahan besar yang diperoleh nominal Rp50.000 sebanyak 50 lembar dengan total Rp2,5 juta dan nominal Rp20.000 sebanyak 50 lembar dengan total Rp1.000.000.
Sementara uang pecahan kecil, meliputi pecahan Rp10.000 sebanyak 100 lembar dengan total Rp1 juta, Rp5.000 sebanyak 100 lembar dengan total Rp500 ribu, Rp2.000 sebanyak 100 lembar dengan total Rp200.000, dan Rp1.000 sebanyak 100 lembar dengan total Rp100.000.
Layanan penukaran dibuka setiap hari dalam tiga sesi atau kloter, yakni pukul 09.00-10.00 WIB, 10.00-11.00 WIB, dan 11.00-12.00 WIB.
Dalam sehari, kuota penukaran dibatasi sebanyak 100 orang.
Dalam rangka memudahkan masyarakat yang menukarkan uang baru, pihaknya sengaja membuat loket khusus terpisah dengan layanan nasabah, sehingga pelayanan cepat dan setiap hari kuota langsung habis dalam waktu singkat.
Ia menambahkan proses penukaran uang baru tidak dapat diwakilkan, sehingga masyarakat yang melakukan penukaran harus datang langsung sesuai dengan identitas yang didaftarkan.
Meski demikian, pihaknya mencatat masih ada sebagian kecil masyarakat yang tidak bisa datang dan mewakilkan kepada orang lain, sehingga terpaksa ditolak sesuai ketentuan dari BI tidak diperkenankan.
"Masyarakat yang belum bisa menukar pecahan kecil, masih ada kesempatan menukarkan uang baru nominal Rp50 ribu dan Rp100 ribu karena rencananya mendekati Lebaran 2026 kami menyiapkan di sejumlah mesin ATM Bank Jateng," ujarnya.
Karena pengisiannya sesuai alokasi yang diterima dari BI, kata dia, untuk prioritas mesin ATM di galeri serta depan kantor cabang pembantu dan sisanya, baru disebarkan ke sejumlah ATM lainnya.
ATM Bank Jateng di Kabupaten Kudus berjumlah 21 mesin ATM di sembilan kecamatan.
Meita, salah satu warga asal Kelurahan Wergu Wetan, Kudus, mengakui saat mendaftar penukaran uang menggunakan KTP ibunya, sehingga saat menukar di Bank Jateng terpaksa membawa ibunya yang tengah mengalami sakit kaki kirinya.
"Karena tidak bisa diwakilkan dan wajahnya harus sesuai dengan KTP, ibu saya terpaksa saya ajak untuk penukaran uang baru," ujarnya.
Meskipun demikian, dia mengapresiasi, dengan adanya kemudahan penukaran melalui pendaftaran online atau daring melalui BI, sehingga semua lapisan masyarakat berpeluang menukarkan uang.
Baca juga: Gubernur: Kepala daerah jangan tinggalkan wilayah selama libur Lebaran
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
