Logo Header Antaranews Jateng

KEK Batang perkuat promosi investasi ke pasar internasional

Rabu, 27 Mei 2026 18:27 WIB
Image Print
Perwakilan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang melakukan penjajakan kerja sama dan studi pengembangan kawasan industri modern di Jepang pada akhir Mei 2026. (ANTARA/JO-Humas KEK Batang)

Batang (ANTARA) - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Jawa Tengah, memperkuat promosi potensi investasi sektor industri berteknologi tinggi ke pasar internasional melalui rangkaian agenda strategis di Jepang.

Head of Industrial Sales KEK Industropolis Batang Irma Sefrinta di Batang, Selasa, mengatakan pengembangan kawasan tidak hanya diarahkan sebagai kawasan industri konvensional, tetapi juga sebagai pusat inovasi berkelanjutan.

"KEK Industropolis Batang berkomitmen menjadi pusat inovasi berkelanjutan yang mampu mengintegrasikan industri masa depan dengan kualitas lingkungan hidup dan pengembangan sumber daya manusia," katanya.

Sebagai bagian dari pengembangan jangka panjang, manajemen KEK Industropolis Batang juga melakukan kunjungan komparatif ke Tsukuba Science City, Jepang.

Kunjungan itu dilakukan untuk mempelajari pengembangan kawasan industri berbasis inovasi yang terintegrasi dengan pusat riset dan kawasan hunian modern.

Menurut dia, hasil pembelajaran di Jepang akan menjadi referensi dalam membangun kawasan yang mampu menarik dan mempertahankan talenta terampil seperti insinyur, peneliti, serta keluarga mereka.

"Hal itu dilakukan melalui perencanaan tata kota yang nyaman, ruang terbuka hijau, sistem mobilitas efisien, dan pengelolaan energi terintegrasi," katanya.

Direktur Pemasaran dan Pengembangan KEK Industropolis Batang Indri Septa Respati mengatakan keunggulan kawasan terletak pada kesiapan infrastruktur dan ekosistem investasi yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan investor global.

"KEK Industropolis Batang tidak hanya menyediakan lahan industri siap pakai tetapi juga mengintegrasikan sektor industri dan pengolahan, logistik dan distribusi, hingga pariwisata dalam satu ekosistem terpadu," katanya.

Ia mengatakan fleksibilitas pengembangan kawasan dan fasilitas penunjang modern diharapkan dapat menciptakan efisiensi operasional bagi rantai pasok global serta memberikan nilai tambah investasi jangka panjang di Asia Tenggara.

Dukungan terhadap penguatan investasi Indonesia–Jepang juga disampaikan Direktur Promosi Indonesia Investment Promotion Centre Tokyo Cahyo Purnomo yang menyebutkan hubungan ekonomi kedua negara telah terjalin kuat selama lebih dari enam dekade.

"Pada 2025 realisasi investasi langsung Jepang mencapai USD3,12 miliar sehingga total investasi dalam lima tahun terakhir melampaui USD 18 miliar," katanya.

Ia menambahkan pertumbuhan investasi dan reformasi struktural pemerintah Indonesia menjadi peluang besar bagi investor Jepang khususnya pada sektor industri teknologi tinggi yang membutuhkan kawasan industri terintegrasi seperti KEK Industropolis Batang.



Pewarta:
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026