
Pemkab Kendal terjunkan 42 petugas awasi penyembelihan hewan kurban di 20 kecamatan

Semarang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kendal menerjunkan setidaknya 42 petugas yang ditempatkan di 20 kecamatan untuk mengawasi pelaksanaan penyembelihan hewan kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kendal Pandu Rapriat Rogojati di Kendal, Rabu, menegaskan upaya tersebut dilakukan terkait dengan keamanan dan kesehatan hewan kurban.
Ia menjelaskan bahwa petugas melakukan pemeriksaan hewan kurban dalam dua tahapan, yakni sebelum dan sesudah hewan disembelih.
Pertama ante mortem, yakni sebelum hewan disembelih dilakukan untuk memastikan hewan tersebut sehat dan layak potong.
Kedua post mortem, yakni pascahewan disembelih untuk memastikan apakah keseluruhan atau sebagian dari daging/jeroan aman untuk dikonsumsi.
"Sampai saat ini belum ada laporan hewan kurban terindikasi sakit atau terdapat gejala penyakit," katanya.
Sapi kurban bantuan dari Presiden RI yang diserahkan kepada Panitia Kurban Masjid Al Hidayah di Dusun Rowosari, Desa Meteseh, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal juga telah melalui tahapan pemeriksaan secara ketat.
Ia memastikan DPP Kendal telah melakukan serangkaian tahapan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan bebas dari penyakit dan layak konsumsi.
Menurut dia, pihaknya sebenarnya sudah melakukan pemeriksaan hewan kurban di pedagang pengepul, peternak maupun pasar hewan menjelang Hari Raya Idul Adha.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, kata dia, belum ada laporan adanya hewan kurban yang sakit, baik di pedagang pengepul, pasar hewan, peternak, maupun di titik pemotongan hewan kurban.
Meski demikian, ia mengimbau kepada masyarakat yang menemukan hewan yang sakit untuk segera melaporkan ke DPP untuk dilakukan karantina.
"Untuk menentukan apakah hewan layak dipotong, dipotong dengan syarat, disegerakan untuk dipotong, ditunda untuk dipotong atau tidak boleh dipotong," katanya.
Ia menyebutkan populasi ternak sapi, kerbau, kambing dan domba di Kabupaten Kendal masih bisa mencukupi kebutuhan hewan kurban di wilayah tersebut, bahkan masih surplus.
Dari populasi ternak di Kendal, yang sudah memenuhi syarat sebagai hewan kurban adalah sapi 6.355 ekor, kambing 31.432 ekor dan domba 11.529 ekor.
Melihat kebutuhan hewan kurban berdasar laporan kurban pada Idul Adha 2025, yaitu sapi 3.192 ekor, kambing 10.179 ekor, dan domba 2.531 ekor.
"Maka, masih surplus sapi 3.162 ekor, kambing 21.235 ekor dan domba 8.998 ekor," katanya.
Baca juga: Masjid Al Hidayah Kendal menerima sapi kurban Presiden Prabowo seberat 1,1 ton
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
