
Bintang Muda Lokananta Vol. 2 jaring musisi berbakat

Solo (ANTARA) - Bintang Muda Lokananta Vol. 2 yang merupakan kolaborasi antara Lokananta Records, PT Danareksa (Persero) (Danareksa), dan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) menjaring musisi berbakat lewat program pencarian bakat musik nasional.
Program pencarian bakat tersebut membuka ruang bagi musisi di Indonesia untuk menunjukkan karyanya.
Program ini menjadi wujud nyata kontribusi Danareksa dan PPA dalam mendukung regenerasi ekosistem musik Indonesia dengan melahirkan talenta baru. Bintang Muda Lokananta Vol. 2 sebagai bentuk keberlanjutan dari revitalisasi Lokananta melalui pendekatan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL)/CSR di bidang pendidikan.
Program ini merupakan inkubasi musisi/band pendatang baru lintas-genre melalui kurasi, tampil di Lokananta Studio Gigs, mengikuti workshop/mentoring, rekaman album kompilasi Bintang Muda Lokananta vol. 2 di Studio Lokananta, Showcase (Album Release Party), dan tur promosi.
Seluruh kegiatan dipusatkan di Lokananta Surakarta dengan disertai rilis digital dan fisik (kaset pita), serta tur promosi antar kota.
Bintang Muda Lokananta (BML) Vol. 2, resmi mengumumkan 12 peserta terpilih dari 256 band/solois yang mendaftar. Sebanyak 12 peserta terpilih ini akan melanjutkan perjalanan ke panggung kreatif Lokananta.
Mereka adalah Alceena Inside (Yogyakarta), Tuan Sendiri (Bandung), Mesin Waktu (Sidoarjo), Barmy Blokes (Surakarta), Pajamas Boy (Sragen), Gardenia (Banjarnegara), Beverlyline (Semarang), Deem (Jakarta), Drewgon (Maluku Utara), Tardigrada (Palu), Tama Yuri (Singkawang), We’re All Gonna Make It (Yogyakarta).
Sementara itu, para peserta berasal dari berbagai kota dengan latar dan warna musik yang beragam, mulai dari pop, metal, hingga eksperimental.
Seluruhnya akan tampil dalam Lokananta Studio Gigs, sebuah format gigs intim yang menghadirkan performa langsung di Studio Lokanata.
Sementara itu, Lokananta Studio Gigs diselenggarakan dalam tiga sesi yang akan berlangsung pada 17 Januari, 31 Januari, dan 14 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagipara peserta untuk menampilkan karakter musikal serta memperkenalkan karya mereka kepada publik.
“Lokananta Studio Gigs yang didukung oleh Danareksa dan PPA kami desain sebagai ruang penilaian langsung, di mana juri menilai performa panggung secara utuh, mulai komposisi dan musikalitas, lalu dari dinamika set list, hingga komunikasi dengan audiens,” kata Head Program Bintang Muda Lokananta Vol. 2 In Magma.
Lewat proses itu, dikatakannya, musisi juga mendapat feedback tertulis untuk pengembangan karyanya.
“Bagi penonton yang hadir, ruang ini menawarkan penemuan talenta baru dari berbagai kota, nama-nama musisi yang mungkin belum pernah mereka saksikan sebelumnya,” katanya.
Ia mengatakan lewat program itu, Lokananta ingin mempertemukan proses pembelajaran, jejaring, serta apresiasi dalam satu pengalaman di Lokananta Studio Gigs.
Pada pelaksanaan Lokananta Studio Gigs sesi pertama, acara ini dihadiri oleh 206 penonton, menunjukkan antusiasme publik terhadap ruang apresiasi dan penemuan talenta musik baru yang dihadirkan Lokananta.
Dalam pelaksanaan Lokananta Studio Gigs, para peserta dinilai langsung oleh dewan juri BML Vol. 2, yaitu Alby Moreno (Vokal/Gitar MCPR Band), Iksan Skuter (Solois), Yacko (Rapper) berdasarkan berbagai aspek, salah satunya dari sisi musikalitas, yakni originalitas dan kreativitas.
Selain itu juga penampilan panggung, serta komunikasi dan pesan karya. Menurut Alby Moreno sudah saatnya Lokananta mengembalikan marwahnya sebagai salah satu ekosistem musik dengan berbagai bentuk IP yang masih linier dan relevan dengan industri dan musik,” katanya.
“Salah satu jalannya mungkin melalui BML, namun BML bukan semata soal musisi yang terlibat di dalamnya. Ini adalah bagian dari proses panjang dalam menjaga keberlangsungan ekosistem musik yang harus berkelanjutan dan signifikan dengan zaman,” katanya.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
