Menurut saksi Hadi Cahyono Satpam Kampus II ISI, bahwa peristiwa perampoknya di Kampus II Isi tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WIB dan pelaku diperkirakan ada lima orang.
Dua petugas Satpam Kampus Isiyang jaga saat kejadian yakni Untung dan Muladi. Mereka disekap oleh kawanan perampok di ruang dukumen kampus.
Peristiwa perampokan berawal dari Hadi Cahyono Satpam yang sedang lepas tugas mampir ke kampus saat hendak jalan-jalan ke Car Free Day. Dirinya melihat dari pintu kaca, ada sejumlah orang memakai cadar sedang mengacak-acak kantor.
Saksi saat mengintip dari kaca di luar kampus, satu dari pelaku mengetahui keberadaannya. Pelaku itu mengejar dan menyabetkan senjata tajam pedang ke pintu kaca hingga pecah.
"Saya kemudian berhasil lari dan melaporkan kejadian ini ke Polsek setempat," katanya.
Menurut Untung, pelaku ada lima orang dan mereka memakai sarung yang digunakan cadar untuk menutupi wajahnya. Para pelaku itu, masuk melalui pintu belakang baseman dengan cara merusak pintu menggunakan alat linggis.
Dua Satpam Untung dan Muladi tidak bisa berkutik saat diancam dengan pedang oleh pelaku dan kemudian tangannya diikat di kursi serta mulutnya dilakban.
Para pelaku kemudian mengacak-acak ruang bendahara dan mereka diduga membawa kabur uang sekitar Rp10 juta dengan cara merusak brangkas kampus.
Kepala Polsek Jebres Kompol I wayan Sudhita, membenarkan kejadian perampokan di Kampus II ISI tersebut. Pihaknya kini masih melakukan penyelidikan dan pelaku diduga lima orang.
"Kami di lokasi kejadian mengamankan sebuah brangkas dan sepasang sandal jepit diduga milik pelaku," katanya.
Menurut Kapolsek, pihaknya sangat menyayangkan lemahnya sistem keamanan di Kampus II ISI tersebut. Karena, kampus itu sangat luas, tidak ada pagar dan alat CCTV serta hanya dijaga dua Satpam tiga kali melakukan shift.

