Magelang (ANTARA) - Pemerintah Kota Magelang membangun manajemen talenta sebagai fondasi pembinaan aparatur sipil negara (ASN) pemkot setempat secara jangka panjang dengan proses pelaksanaan secara objektif, transparan, dan berbasis data.
“Manajemen talenta kami bangun sebagai fondasi pembinaan ASN jangka panjang. Seluruh proses dilaksanakan secara objektif, transparan, dan berbasis data, sehingga setiap penugasan dan promosi benar-benar mempertimbangkan kapasitas serta kinerja aparatur,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Magelang Anita Diah Lestari dalam rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang di Magelang, Kamis.
Ia mengatakan hal itu terkait dengan penerimaan apresiasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) kepada Pemkot Magelang atas keberhasilan menerapkan Manajemen Talenta ASN dengan predikat "Sangat Baik".
Piagam apresiasi tersebut diserahkan Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh kepada Wali Kota Magelang Damar Prasetyono dalam rangkaian kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan dan Penerapan Manajemen Talenta ASN di Grahadika Bakti Praja Semarang, yang antara lain dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, bupati, wali Kota, dan sekretaris daerah se-Provinsi Jateng.
Kota Magelang sebagai kota pertama di Jateng mendapatkan rekomendasi manajemen talenta dan sudah menerapkan sehingga menjadi daerah percontohan dalam penguatan sistem merit ASN. Selain Kota Magelang, saat ini terdapat empat kota/kabupaten mendapatkan rekomendasi penerapan manajemen talenta, yaitu Kota Semarang, Kota Tegal, Kota Pekalongan, dan Kabupaten Cilacap
Ia menjelaskan penerapan manajemen talenta di Kota Magelang secara terencana melalui pemetaan potensi, kinerja, dan kompetensi ASN, sebagai dasar pengembangan karier dan pengisian jabatan.
Pihaknya terus memperkuat sistem pendukung, termasuk integrasi data kepegawaian dan pengembangan aplikasi manajemen talenta, agar implementasi secara berkelanjutan dan adaptif terhadap kebutuhan organisasi.
“Apresiasi dari BKN ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menyempurnakan sistem, sekaligus memastikan bahwa manajemen talenta berdampak langsung pada peningkatan kinerja organisasi dan kualitas layanan publik,” katanya.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengharapkan penerapan sistem merit dan manajemen talenta di pemkot setempat berjalan menyeluruh dan tidak parsial.
Kota Magelang, katanya, telah menunjukkan capaian membanggakan dengan berpredikat "Sangat Baik", sebagai tertinggi di Jateng, atas penerapan manajemen talenta ASN.
"Ini menjadi bukti bahwa pembinaan ASN kita berjalan di jalur yang benar,” katanya.
Ia menjelaskan keberhasilan tersebut harus menjadi pemacu semangat untuk meningkatkan kualitas kinerja aparatur dan pelayanan publik.
“Setiap ASN Kota Magelang harus menjadi teladan, baik dalam kinerja maupun etika publik, bekerja dengan tulus, terbuka terhadap kritik, dan terus berinovasi,” katanya.

