Semarang (ANTARA) - Sebanyak 1.000 pelari meramaikan ajang lari bertajuk "23 Semarang BTS Run" yang digelar Manajemen 23 Shopping Center di di kawasan Pearl of Java (PoJ) City, kawasan Pantai Marina, Semarang, Minggu.
Para pelari disuguhi rute lari sekitar 3 kilometer di kawasan PoJ City dengan pemandangan pinggir laut yang berbeda dengan even-even lari yang lain.
General Manager 23 Semarang Shoping Center Dian Widiyanti menjelaskan bahwa BTS Run digelar sebagai even "pre-opening" mal baru tersebut yang direncanakan beroperasi mulai Mei 2026.
"Tujuannya apa? Supaya dari masyarakat luar sudah tahu sebelumnya bahwa akan ada mal yang buka di area POJ City Marina," katanya.
Menurut dia, kegiatan lari dipilih karena selama ini even lari tengah banyak diminati masyarakat, dan bisa dinikmati oleh semua kalangan, mulai anak muda hingga orang tua.
Ia mengatakan BTS merupakan singkatan dari "By The Sea" yang memang mengajak pelari untuk berolahraga, sembari menikmati suasana dan pemandangan pantai dengan lautnya.
Ke depan, kata dia, tidak menutup kemungkinan BTS Run akan menjadi agenda tahunan 23 Shopping Center, mengingat animo masyarakat yang cukup besar.
"Selain kami mempromosikan bahwa mal akan buka, kami juga tentunya ingin mengedepankan wisata di area PoJ ini, terutama wisata kawasan Marina," katanya.
Diakuinya, ada banyak pertanyaan kenapa membangun mal di kawasan pinggiran, yakni 23 Shopping Center bukan di tengah kota seperti kebanyakan mal lainnya.
"Karena kami melihat ada titik jenuh di tengah kota, mal sudah padat di situ, dan ada yang membedakan (23 Shopping Center, red.) dengan mal lain," katanya.
Jika mal lain berbentuk bangunan tertutup, kata dia, 23 Shopping Center justru menawarkan sebaliknya dengan ruang publik yang terbuka cukup besar.
Bangunan 23 Shopping Center memiliki empat lantai dengan luas 4,9 hektare yang berdiri di lahan seluas 6 hektare, dengan menyedot investasi mencapai Rp1 triliun.
Ia menjelaskan bahwa 23 Shopping Center menerapkan konsep back to nature, desain bernuansa forest (alam hutan) yang memberikan suasana hijau dan kesejukan alam.
Area di belakang mal menyuguhkan pemandangan laut, sedangkan area "dropzone" pengunjung dan lobi utama di depan, pengunjung bisa melihat perbukitan.
Baca juga: Semarang 10K 2025 diikuti 2.760 pelari dari dalam dan luar negeri

