Berdasarkan pengakuan sopir truk tronton Ahmad Dayat (35) di Kudus, Rabu, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 WIB.
Peristiwa tersebut berawal dari iring-iringan truk yang dikemudikan dengan truk disel dari arah Pati menuju Semarang.
Ketika sampai di tempat kejadian, kata dia, truk disel tersebut tiba-tiba banting stir ke kiri menghindari jalan yang diperbaiki dengan pengerukan hingga kedalaman 25 sentimeter sehingga beda tinggi dari jalan sebelumnya.
"Saya juga berupaya menghindari tabrakan dengan menginjak rem dan ikut banting stir ke kiri, namun karena yang dimuat merupakan barang cair sehingga mudah goyang akhirnya truk terguling ke kanan yang kebetulan jalannya berbeda tinggi karena dikeruk untuk diperbaiki," ujarnya.
Saat ini, kata dia, masih menunggu mobil crane untuk mengembalikan truk pada posisi normal.
Kecelakaan tersebut tidak sampai mengganggu kelancaran arus lalu lintas, karena tergulingnya truk berada di ruas jalan yang dikeruk.
Kanit Lantas Polsek Jati, Aiptu Bambang Nuryanto mengungkapkan, kecelakaan tersebut memang tidak sampai mengganggu arus lalu lintas.
"Untuk evakuasi truk yang terguling tersebut masih menunggu truk crane," ujarnya.
Berdasarkan keterangan sopir, kata dia, kecelakaan tersebut karena sopir berupaya menghindari tabrakan dengan kendaraan di depannya.
Akan tetapi, lanjut dia, karena yang diangkut merupakan barang cair akhirnya truk terperosok ke jalan yang dikeruk sehingga terguling ke kanan

