Solo (ANTARA) - Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menghadirkan konsultasi program studi di Kota Solo, Jawa Tengah untuk memperluas jangkauan sosialisasi guna menjaring bibit-bibit unggul dari berbagai daerah.
Pada kegiatan Edu Expo 2026, Sabtu tersebut diikuti oleh SMA MTA Surakarta.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah SMA MTA Surakarta ini menjadi ajang strategis bagi siswa kelas XII, khususnya di wilayah Solo Raya untuk menentukan langkah melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi. Stan UIN Walisongo Semarang nampak dipadati siswa yang antusias menggali informasi mengenai keunggulan kampus.
Dalam pameran pendidikan tersebut, UIN Walisongo Semarang tidak hanya membagikan brosur tetapi juga membuka layanan konsultasi intensif. Banyak siswa yang tertarik dengan konsep Unity of Sciences (Kesatuan Ilmu) yang menjadi ciri khas kurikulum di UIN Walisongo Semarang, di mana ilmu agama dan sains modern dipadukan secara harmonis.
Selain aspek akademik, fasilitas kelas dunia yang dimiliki universitas, seperti Planetarium UIN Walisongo Semarang yang merupakan terbesar di Asia Tenggara menjadi daya tarik tersendiri bagi para siswa. Informasi mengenai ketersediaan beasiswa, mulai dari KIP-Kuliah, Beasiswa Tahfidz, hingga Beasiswa Prestasi juga menjadi poin yang paling banyak dikonsultasikan oleh para orang tua dan siswa yang hadir.
Koordinator delegasi UIN Walisongo Semarang Ely Faozatun Ni’mah S.Ag., MM., mengatakan kehadiran mereka di SMA MTA Surakarta bertujuan untuk memberikan panduan langkah demi langkah mengenai proses pendaftaran tahun 2026. Mengingat saat ini portal seleksi nasional sudah mulai diakses, pendampingan mengenai strategi memilih program studi (Prodi) menjadi sangat krusial.
“Kami hadir untuk memastikan siswa-siswi SMA MTA Surakarta mendapatkan informasi tangan pertama mengenai jalur SNBP dan SPAN-PTKIN yang saat ini sedang dalam tahapan pendaftaran. Kami ingin membantu mereka memetakan minat agar peluang lolos di prodi impian semakin besar,” ungkapnya di sela-sela kegiatan.
Bagi siswa yang belum sempat berkunjung ke stan, seluruh informasi mengenai detail program studi di sembilan fakultas serta tata cara pendaftaran dapat diakses secara transparan melalui kanal resmi. Jalur SNBP (untuk prodi umum) dan SPAN-PTKIN (untuk prodi keagamaan) menjadi peluang emas bagi siswa berprestasi untuk masuk tanpa tes.

