Logo Header Antaranews Jateng

Jateng alokasikan anggaran penanganan Sungai Bremi Pekalongan Rp50 miliar

Senin, 19 Januari 2026 21:10 WIB
Image Print
Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin sedang berdialog dengan para pengunsi banjir di Kota Pekalongan, Senin (20/1/2026). (ANTARA/HO-Humas Kota Pekalongan)

Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan Pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran penanganan sungai Bremi Pekalongan sebesar Rp50 miliar sebagai salah satu untuk mengatasi banjir yang melanda Kota Pekalongan.

"Insya Allah akan kita kerjakan tahun 2026, harapannya banjir di kawasan barat dan sekitarnya tidak terulang," kata Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin di Pekalongan, Senin.

Menurut dia, pihaknya bersama Pemerintah Kota Pekalongan mengambil langkah terpadu dalam penanganan banjir yang melanda sejumlah wilayah setempat.

Upaya tersebut, kata dia, mencakup penanganan jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang dengan fokus utama pada keselamatan warga terdampak banjir.

Pada kegiatan kunjungan ke lokasi banjir di Kota Pekalongan Taj Yasin yang didampingi istri Nawal Taj Yasin memberikan bantuan sosial kepada para pengungsi banjir di Masjid Al Karomah Kota Pekalongan, Senin (19/1).

Ia mengatakan upaya yang perlu dilakukan dalam penanganan banjir dalam jangka pendek yang pertama adalah memastikan masyarakat aman terutama warga berusia lanjut usia, anak-anak, dan warga berkebutuhan khusus.

Selain melakukan evakuasi, kata dia, pihaknya juga memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi mulai dari bahan pokok, makanan, hingga operasional dapur umum untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak.

Menurut dia, banjir yang terjadi di Kota Pekalongan dipicu oleh kondisi tanggul sungai Bremi yang belum permanen dan hal ini menjadi kewenangan provinsi.

"Oleh karena kami langsung menginstruksikan penghitungan teknis agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat. Untuk jangka panjang, Pemerintah Pusat telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp50 miliar untuk penanganan Sungai Bremi yang akan dikerjakan 2026," katanya.




Baca juga: 108 perjalanan KA dibatalkan akibat banjir di Pekalongan



Pewarta:
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026