
RSUD Banyumas luncurkan layanan Cathlab terintegrasi pembiayaan BPJS Kesehatan

Banyumas (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyumas, Jawa Tengah, meluncurkan layanan Catheterization Laboratory (Cathlab) yang telah terintegrasi dengan pembiayaan BPJS Kesehatan guna memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan jantung yang cepat, berkualitas, dan terjangkau.
Peluncuran layanan tersebut dilakukan oleh Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti didampingi Direktur RSUD Banyumas Widyana Grehastuti, serta Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Banyumas Dani Esti Novia di Ruang Thalasemia RSUD Banyumas, Sabtu.
Kegiatan itu sekaligus menjadi momentum pembukaan Workshop Elektrokardiogram (EKG) yang diikuti tenaga kesehatan dan praktisi medis.
Dalam kesempatan itu, Direktur RSUD Banyumas Widyana Grehastuti mengatakan kerja sama layanan Cathlab dengan BPJS Kesehatan merupakan langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan jantung yang berkualitas.
"Melalui kerja sama pembiayaan ini, masyarakat Banyumas yang saat ini sudah tercover oleh pembiayaan UHC (Universal Health Coverage) dapat memanfaatkan layanan secara lebih optimal," katanya.
Dia mengatakan kehadiran layanan Cathlab yang dijamin BPJS Kesehatan akan memberikan kemudahan bagi pasien yang membutuhkan tindakan diagnostik maupun intervensi jantung tanpa harus dirujuk ke daerah lain.
Dia mengharapkan integrasi layanan tersebut dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mempercepat penanganan pasien dengan gangguan kardiovaskular.
Sementara itu, Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti mengatakan hipertensi masih menjadi salah satu penyakit tidak menular yang paling banyak diderita masyarakat Banyumas dan menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular seperti jantung dan stroke.
Dia menyambut baik hadirnya layanan Cathlab yang kini dapat dimanfaatkan melalui skema pembiayaan BPJS Kesehatan karena kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan jantung diperkirakan akan terus meningkat.
"Hadirnya layanan Cathlab yang kini telah dapat dimanfaatkan melalui BPJS Kesehatan menjadi kabar yang sangat menggembirakan. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan pelayanan kesehatan jantung yang cepat, berkualitas, dan mudah dijangkau oleh masyarakat akan semakin besar di masa yang akan datang," katanya.
Menurut dia, keberadaan fasilitas kesehatan yang telah terintegrasi dengan Program Jaminan Kesehatan Nasional itu diharapkan mampu memangkas rujukan pasien ke kota-kota besar.
"Masyarakat Banyumas dan wilayah sekitarnya bisa mendapatkan penanganan yang lebih cepat, dekat dan nyaman, yang pada akhirnya meningkatkan peluang kesembuhan sekaligus meringankan beban keluarga pasien," katanya.
Meskipun fasilitas kesehatan di Banyumas semakin lengkap dan mudah diakses, dia tetap menekankan pentingnya upaya pencegahan penyakit sebagai langkah utama menjaga kesehatan masyarakat.
"Pelayanan kesehatan terbaik sesungguhnya bukan ketika penyakit berhasil diobati, melainkan ketika penyakit dapat dicegah sebelum terjadi," katanya.
Wabup mengharapkan kehadiran layanan Cathlab yang didukung pembiayaan BPJS Kesehatan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperluas jangkauan layanan bagi masyarakat Banyumas dan daerah sekitarnya.
Baca juga: Aspikmas mendorong pelaku UMKM konveksi Banyumas perluas pasar
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
