Magelang (ANTARA) - Pemerintah Kota Magelang mengajak seluruh lapisan masyarakat setempat menjaga semangat kegiatan "Nglarisi Pasar" untuk semakin menghidupkan aktivitas pasar tradisional dan mendorong warga lebih mencintai produk lokal.
“Semangat 'Nglarisi Pasar' bisa terus kita jaga. Mari kita cintai pasar kita sendiri. Kalau pasar ramai, pedagang senang, pembeli puas, dan ekonomi Kota Magelang pun bergerak. Inilah bentuk nyata gotong royong yang ingin kita tumbuhkan," kata Wali Kota Magelang Damar Prasetyono dalam sambutan tertulis tentang kegiatan itu yang dibacakan Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Sekretaris Daerah Kota Magelang Hadi Sutopo di Magelang, Jumat.
Ia mengatakan hal itu pada kegiatan ketiga "Nglarisi Pasar" di Pasar Kebonpolo Kota Magelang setelah pertama kali dilaksanakan pada Maret 2025.
Rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang menyebutkan pemkot berkomitmen melanjutkan kegiatan itu, terutama karena masyarakat secara antusias menyambut dengan positif.
Ia mengatakan pasar tradisional bukan sekadar tempat transaksi jual beli, melainkan juga pusat kehidupan sosial masyarakat.
"Kegiatan 'Nglarisi Pasar' ini merupakan semangat bersama untuk terus menghidupkan pasar tradisional," katanya.
Gerakan ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi Kota Magelang sebagai kota perdagangan dan jasa yang harmonis, humanis, nyaman, dan berkelanjutan.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (DPPKUM) Kota Magelang Syaifullah mengatakan kegiatan ini sejalan dengan gerakan “Magelang Bergaung” untuk menguatkan identitas kota sebagai pusat perdagangan dan jasa.
Selain menggerakkan roda ekonomi, dia mengharapkan, kegiatan ini membuat masyarakat semakin mencintai pasar tradisional.
"Dalam istilah Jawa, 'tresno jalaran saka kulina', cinta muncul karena terbiasa. Harapannya, masyarakat terbiasa membeli produk lokal di pasar rakyat,” ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, kegiatan 'Nglarisi Pasar' juga diramaikan dengan senam bersama serta pengumaman lomba kebersihan, ketertiban, dan keindahan (K3). Selain itu, digelar lomba dekorasi blok pasar yang diikuti oleh para pedagang sehingga suasana pasar semakin meriah.

