
Jadi Dirut PDAM, Mas Wawan target 10.000 pelanggan baru per tahun

Semarang (ANTARA) - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Kota Semarang menargetkan penambahan setidaknya 10.000 pelanggan baru layanan air bersih dalam setiap tahunnya.
Direktur Utama PDAM Kota Semarang Ady Setiawan, di Semarang, Rabu, menyebutkan jumlah pelanggan layanan air bersih saat ini mencapai 203.000 sambungan.
""Kami memiliki program peningkatan cakupan layanan dan menargetkan setidaknya 10.000 pelanggan baru setiap tahunnya," kata sosok yang akrab disapa Mas Wawan itu, usai dilantik.
Dengan posisi saat ini di angka 203.000 pelanggan, ia optimistis dapat menambah cakupan pelayanan hingga mencapai 250.000 pelanggan pada akhir masa jabatannya
Sebagai pimpinan baru, ia berkomitmen untuk membawa perubahan signifikan pada pelayanan air bersih di Kota Semarang, dengan fokus utama pada efisiensi teknis dan pelestarian lingkungan.
Ia menegaskan bahwa penanganan pengaduan pelanggan yang cepat dan responsif akan menjadi prioritas jangka pendek, serta peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) melalui efisiensi biaya operasional.
Salah satu isu krusial yang disoroti adalah masifnya penggunaan air tanah di Kota Semarang, ia menegaskan akan memperkuat penegakan hukum melalui Peraturan Daerah (Perda) Pengendalian Air Tanah.
"Kami akan mengimbangi hal ini dengan mempercepat ketersediaan suplai, terutama melalui optimalisasi SPAM Semarang Barat dan rencana pengembangan SPAM Semarang Timur atau Jragung," katanya.
Mengenai tingkat kebocoran air yang saat ini masih di angka 42 persen, PDAM Kota Semarang akan menerapkan dua pendekatan utama, yakni pendekatan administratif dan komersial.
"Kami akan melakukan penertiban sambungan ilegal, pembenahan sistem baca meter agar konsumsi terukur secara proporsional, serta peningkatan daya konsumsi pelanggan," katanya.
Sementara itu, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti berharap ke depan PDAM Tirta Moedal dapat memberikan pelayanan air bersih yang lebih bagus kepada masyarakat.
"Ke depan ada tantangan, sepertinya SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Semarang Barat akan ditambahkan lagi SPAM Semarang Timur. Ini tantangan itu harus ditangkap," katanya.
Ia berharap pembangunan SPAM Semarang Timur bisa dimulai dengan menggandeng pihak ketiga, sebab bisa menambah jumlah jaringan.
"Ya, mudah-mudahan bisa segera 'take off' dan terakhir saya berharap mudah-mudahan masyarakat bisa terlayani dengan lebih baik," katanya.
Baca juga: Satpol PP Semarang bongkar lapak PKL di atas saluran air Gajah Raya
Pewarta : Zuhdiar Laeis
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
