
Kudus uji layanan perpustakaan baru

Kudus (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mulai melakukan uji coba layanan peminjaman dan membaca buku di gedung baru Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kudus, sebagai upaya meningkatkan minat baca dan literasi masyarakat dengan fasilitas yang lebih representatif.
"Uji coba kami mulai sejak tanggal 5 Januari 2026. Sedangkan jam layanan mulai pukul 07.30 WIB hingga 15.00 WIB. Ini masih bersifat uji coba untuk memastikan kesiapan layanan sebelum dibuka secara penuh untuk masyarakat," kata Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kudus Mutrikah di Kudus, Kamis.
Menurut dia meski gedung sudah dapat diakses masyarakat secara umum, pihaknya masih melakukan sejumlah persiapan. Mulai dari penempatan sumber daya manusia, pengecekan sarana dan prasarana, hingga perbaikan fasilitas yang masih perlu disempurnakan.
"Karena gedungnya tergolong baru, tentunya ada beberapa hal yang perlu dibenahi. Ada yang masih perlu diperbaiki, dicek ulang, dan itu menjadi pekerjaan rumah kami sebelum layanan benar-benar dibuka penuh," ujarnya.
Saat ini, kata dia, buku-buku koleksi perpustakaan sudah ditata dan dapat dibaca di tempat. Namun, untuk layanan peminjaman buku ke luar gedung masih dalam tahap uji coba. Pengunjung sudah diperbolehkan membaca buku di lokasi meski jam operasional sementara belum sesuai dengan konsep awal.
Ia menambahkan jam layanan juga disesuaikan berdasarkan evaluasi pengalaman di gedung lama. Sebelumnya, perpustakaan sempat dibuka hingga malam hari, namun tingkat kunjungan menurun setelah sore hari.
"Dari evaluasi, setelah jam 19.00 WIB, pengunjung sudah sepi. Maka untuk sementara jam layanan akan dibuka hingga sore hari. Ke depan akan kami sesuaikan lagi," ujarnya.
Dari total empat gedung yang ada di kawasan perpustakaan baru, saat ini baru satu gedung yang dibuka, yakni Gedung A. Gedung tersebut difungsikan sebagai ruang referensi, yang koleksi bukunya hanya bisa dibaca di tempat. Sementara gedung lainnya akan difungsikan sebagai ruang multimedia, ruang baca umum untuk dewasa, serta ruang baca anak-anak.
"Bahan bacaan di masing-masing gedung sudah disesuaikan dengan fungsinya. Untuk saat ini baru Gedung A yang dibuka," imbuhnya.
Rencananya, kata dia, peresmian gedung perpustakaan dilakukan pada 22 Januari 2026, setelah mendapatkan arahan dari Bupati Kudus. Persiapan peresmian masih terus dimatangkan bersama jajaran internal dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Gedung perpustakaan baru tersebut, dibangun dengan anggaran sekitar Rp8,43 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Perpustakaan Nasional dan selesai dikerjakan pada pertengahan Desember 2025.
Saat ini, Perpustakaan Daerah Kudus memiliki sekitar 34.000 judul buku dengan total koleksi puluhan ribu eksemplar yang akan terus dimaksimalkan untuk mendukung peningkatan literasi masyarakat.
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
