Purwokerto (ANTARA) - BPJS Kesehatan Cabang Purwokerto menyatakan status Universal Health Coverage (UHC) Non Cut Off di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah berlanjut pada 2026 untuk menjamin akses layanan kesehatan Program JKN bagi masyarakat tanpa hambatan administratif maupun biaya.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Purwokerto Niken Sawitri di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu, mengatakan UHC Non Cut Off adalah program Jaminan Kesehatan Universal (UHC) di mana peserta BPJS Kesehatan yang baru didaftarkan oleh pemerintah daerah bisa langsung aktif dan mendapatkan layanan kesehatan seketika (1x24 jam) tanpa perlu menunggu masa aktif.
Menurut dia, keberlanjutan UHC Non Cut Off menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam memberikan perlindungan kesehatan yang menyeluruh, inklusif, dan berkeadilan bagi masyarakat.
"Status UHC Non Cut Off tahun 2026 ini mencerminkan komitmen tinggi Pemda Banyumas dalam memastikan masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan yang berkualitas melalui Program JKN tanpa kendala," katanya.
Berdasarkan data BPJS Kesehatan hingga 1 Januari 2026, tercatat 1.836.730 jiwa atau 98,70 persen penduduk Kabupaten Banyumas telah terdaftar sebagai peserta JKN, dengan tingkat keaktifan peserta mencapai 80,85 persen.
Menurut dia, capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi erat antara BPJS Kesehatan dengan Pemkab Banyumas dalam memastikan kepesertaan JKN tetap aktif serta meningkatkan kepatuhan pembayaran iuran, terutama bagi peserta segmen mandiri.
"Kami bersama Pemkab Banyumas dan instansi terkait terus mendorong kepatuhan peserta JKN dalam pembayaran iuran agar status kepesertaan tetap aktif dan masyarakat tidak mengalami kendala saat membutuhkan layanan kesehatan," kata dia.
Dalam kesempatan terpisah, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan Pemkab Banyumas telah menyiapkan anggaran sekitar Rp105 miliar guna memastikan keberlanjutan UHC Non Cut Off pada Program JKN pada 2026.
Dengan status tersebut, kata dia, masyarakat berkartu tanda penduduk Banyumas yang didaftarkan oleh pemerintah daerah akan langsung aktif sebagai peserta JKN saat pendaftaran dilakukan.
"Dengan UHC Non Cut Off, kami ingin memastikan seluruh masyarakat Banyumas memperoleh jaminan pelayanan kesehatan yang layak, berkelanjutan, dan tanpa hambatan administratif maupun biaya," kata dia.

