Pati, Jateng (ANTARA) - Bupati Pati Sudewo meminta PMI Kabupaten Pati memperluas jangkauan pelayanan hingga tingkat desa dan kelurahan guna mempercepat respons tanggap darurat serta mendukung program pemerintah seperti penanganan stunting dan rumah tidak layak huni (RTLH).
"Agar jangkauannya semakin luas, tentunya relawannya juga harus ditambah hingga tingkat desa/kelurahan," ujarnya saat melantik Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati masa bhakti 2025–2030 di Pendopo Kabupaten Pati, Jawa Tengah (Jateng), Rabu.
Ia mengingatkan bahwa komitmen PMI sepenuhnya mengabdi pada misi kemanusiaan. Sehingga PMI Kabupaten Pati harus bisa memberikan pelayanan terbaik tanpa pamrih, serta tidak ada yang mencari keuntungan pribadi.
PMI sendiri merupakan organisasi kemanusiaan, sehingga dalam beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip netralitas dan kemandirian, serta bertujuan untuk meringankan penderitaan sesama, baik akibat bencana alam maupun non-alam, tanpa membedakan latar belakang korban.
Pelantikan tersebut juga dihadiri oleh Ketua PMI terpilih, Atik Kusdarwati Sudewo yang juga merupakan istri Bupati Pati.
Sementara itu, Atik menyampaikan fokus awal kepengurusannya adalah menyusun program kerja tahunan dan mempersiapkan bulan dana yang rencananya digelar pada Juni atau Juli.
"Kami mengajak seluruh masyarakat Pati ikut berpartisipasi. Relawan akan dibentuk hingga ke desa," ujarnya.
Kepengurusan baru PMI Pati, imbuhnya, mencakup dewan kehormatan, serta sejumlah bidang strategis dari penanggulangan bencana hingga pelayanan darah.
Baca juga: PMI Kabupaten Kudus pastikan stok darah cukup

