Gregoria tumbang di babak pertama French Open

id Gregoria Mariska Tunjung,French Open

Gregoria tumbang di babak pertama French Open

Pebulutangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung terhenti di babak pertama Denmark Open 2019 usai ditaklukkan oleh pemain unggulan kelima asal India Pusarla V Sindhu dengan skor 20-22, 18-21 di Odense Sportspark, Odense, Denmark, Selasa (15/10/2019) (Tim PBSI)

Jakarta (ANTARA) - Wakil Indonesia dari sektor tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung gagal meneruskan ke babak dua turnamen French Open 2019 yang diselenggarakan di Stade Pierre de Coubertin, Paris, Prancis.

Dalam pertandingan babak pertama yang berlangsung pada Rabu (23/10), melansir laman BWF, Gregoria ditumbangkan oleh pebulutangkis unggulan ketujuh asal China He Bing Jiao dalam dua gim berdurasi 33 menit dengan skor 12-21, 18-21.

Pada gim pertama, He terus memimpin jalannya pertandingan, sedangkan Gregoria sama sekali tidak memberikan perlawanan, sehingga terus tertinggal. Gim pertama pun ditutup dengan kekalahan Gregoria dengan skor 12-21.

Tidak berbeda dengan gim pertama, di babak kedua Gregoria masih terus diserang dan tak ada satupun serangan yang mampu dihalau. Gregoria akhirnya bertekuk lutut dengan kedudukan 18-21.

Atas hasil tersebut, maka Gregoria harus berlapang dada menerima kekalahan dan tidak dapat melanjutkan ke babak dua turnamen bulu tangkis level Super 750 yang digelar mulai 22 hingga 27 Oktober 2019 itu.

Gregoria dan He sebelumnya sudah pernah bertemu satu kali di lapangan, yaitu di turnamen Badminton Asia Team Championships 2018. Waktu itu, Gregoria kalah dengan skor 21-23, 10-21 dari pemain China tersebut.

Sementara itu, hasil berbeda diraih oleh wakil tunggal putri Indonesia lainnya, yakni Fitriani yang melaju ke babak dua Yonex French Open 2019 usai menyingkirkan pebulutangkis asal Turki Neslihan Yigit dengan skor 21-17, 21-12.

Baca juga: Kalah di Denmark Open 2019, Gregoria tak ingin merasa terbebani

Baca juga: Denmark Open 2019, Gregoria dihentikan unggulan kelima
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar