MRI-ACT berbagi kegembiraan dengan napi dan penghuni rusun di Salatiga

id Mri act, salatiga

MRI-ACT berbagi kegembiraan dengan napi dan penghuni rusun di Salatiga

Aksi kemanusiaan MRI-ACT di Salatiga, Jawa Tengah (Foto: ACT)

Salatiga (ANTARA) - Ratusan paket bantuan kemanusiaan dibagikan kepada seluruh narapidana penghuni Rumah Tahanan Negara Kelas II B dan warga binaan Dinas Sosial (Dinsos) Desa Kemiri, Sidorejo, Kota Salatiga, Jawa Tengah pada medio pekan ini.

Pembagian paket kemanusiaan tersebut diinisiasi oleh Masyarakat Relawan Indonesia bersama Aksi Cepat Tanggap Jawa Tengah (MRI-ACT) dengan berkolaborasi bersama personel gabungan ormas Pemuda Pancasila (PP) dan komunitas Real Friendship Club (RFC) Kota Salatiga selama 2 hari (24-25 Juli 2019).

Hari pertama, sebanyak 132 penghuni rutan mendapatkan paket bantuan berupa aneka biskuit, obat nyamuk, parfum, dan susu kotak.

 “Kami sudah koordinasikan dengan petugas rutan, memastikan semua penghuni rata mendapatkan bantuan paket kemanusiaan ini,” ungkap Ardian, Koordinator MRI-ACT Kota Salatiga.

Menimbang faktor keamanan, katanya, paket bantuan tersebut diamanahkan kepada petugas rutan agar dibagikan merata.

"Tidak dilihat dari seberapa banyak bantuan yang diberikan, maksudnya kami selain memberikan kebahagiaan bagi teman-teman penghuni rutan, harapannya mereka semua merasa diperhatikan dan didampingi, selain bantuan materil, support moril juga tak kalah penting,” tuturnya.

Pada hari kedua, aksi berlanjut menuju Desa Kemiri, Kecamatan Sidorejo, atau tepatnya berada di areal rumah susun yang dikelola oleh Dinsos Salatiga.

Diresmikan 6 tahun yang lalu, sampai saat ini sebanyak 45 keluarga prasejahtera diperbolehkan menempati dan dibina oleh Dinsos secara gratis.

"Seluruh warga dipastikan mendapatkan bagian tak terkecuali," begitu ungkap Sri Suroto Kepala Cabang ACT Jateng.

“Setelah kami koordinasikan dengan ketua RT setempat, sebanyak 130 orang penghuni rusun mendapatkan paket bantuan yang berisi beras, perlengkapan kebersihan diri, biskuit, susu, hingga sambal botol,” jelasnya.

Bantuan paket kemanusiaan tersebut diambil langsung dari Humanitarian Distribution Center (HDC) - ACT yang berada di Gunung Sindur Bogor.

“HDC adalah gudang yang mengelola dan menghimpun bantuan dari masyarakat berupa natura atau barang-barang kebutuhan pokok, fungsinya jika sewaktu-waktu dibutuhkan, ACT sudah siap untuk mendistribusikan ke berbagai wilayah,” imbuhnya.

Seluruh rangkaian acara distribusi paket kemanusiaan berjalan dengan tertib dan aman.

“Seluruh relawan sangat senang melihat kebahagiaan yang terpancar dari wajah penghuni rusun, kami juga berharap saudara kita yang berada di lembaga pemasyarakatan terus berubah lebih baik serta menjadi pribadi yang banyak menebar manfaat untuk siapapun,” pungkas Suroto. (KSM)

Baca juga: Kurangi dampak kekeringan, MRI-ACT siapkan air bersih

Baca juga: ACT-MRI bagikan 330 paket beras di TPA Jatibarang Semarang

 
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar