Jelang akhir tahun, Balai Yasa pastikan kesiapan kereta api

id Balai yasa,kereta api

Jelang akhir tahun, Balai Yasa pastikan kesiapan kereta api

Aktivitas perawatan KA di Balai Yasa Yogyakarta (Foto: Aris Wasita)

Yogyakarta (Antaranews Jateng) - Anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero), Balai Yasa Yogyakarta, memastikan kesiapan kereta api (KA) untuk melayani masyarakat pada momentum akhir tahun dengan melakukan perawatan secara terjadwal.
     
"Untuk Natal dan Tahun Baru sudah menjadi program kami secara terjadwal," kata Executive Vice President Balai Yasa Yogyakarta Hasim Suwondo di sela kunjungan media massa di Yogyakarta, Kamis.
     
Ia mengatakan perawatan yang dilakukan mulai dari lokomotif hingga genset. Menurut dia, beberapa hal yang dilakukan yaitu memastikan ketersediaan logistik untuk mendukung perawatan dan waktu pengerjaan.
     
Adapun, terkait dengan kapasitas perawatan, dikatakannya, dalam satu bulan Balai Yasa Yogyakarta bisa melakukan perawatan sebanyak 24 genset, 12 lokomotif, dan 2 trainset KRD.
     
"Khusus untuk lokomotif pada tahun ini kami merawat sebanyak 71 unit lokomotif, jadi masih memungkinkan ditambah," katanya.
     
Sementara itu, mengenai perawatan KRL, pihaknya mengakui belum ada tugas untuk itu.
     
"Kalau dari sisi pengembangannya masih lokomotif dan KRD. Terkait KRL bisa jadi membangun baru. Kita lihat ke depan seperti apa, KRL apakah di bawah KAI atau bagaimana belum tahu," katanya.
     
Khusus untuk Balai Yasa Yogyakarta, dikatakannya, sampai saat ini belum pernah melakukan perawatan KRL. Ia mengatakan selama ini KRL ditangani oleh Balai Yasa Jakarta.
     
Ia mengatakan secara umum Balai Yasa bertugas merawat lokomotif, KRD, dan genset kereta pembangkit. Ia mengatakan Balai Yasa dibangun pada tahun 1914 dan merupakan bangunan warisan Belanda.
     
"Setelah itu dikelola oleh Jepang dan sejak tahun 1945 hingga saat ini di bawah Pemerintah Indonesia. Tugasnya masih sama, yaitu merawat KA," kata.
 
Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar