Lagu dangdut "Jaran Goyang" guncang paviliun ITB Berlin

id lagu jaran goyang, guncang paviliun itb

Lagu dangdut

Paviliun Wonderful Indonesia di ITB Berlin 2018 dipadati pengunjung. Senang dan bangga meliat banyak masyarakat Jerman yang ikut berjoget." (Dokumen KBRI Jerman)

Berlin 3 (Antaranews Jateng) - Lagu dangdut "Jaran Goyang" turut mengguncang  Paviliun Indonesia dalam ajang pameran pariwisata yang terbesar di dunia ITB Berlin saat pengunjung turut berjoget bersama None dan Abang Jakarta, Karina Syahna dan Ibnu Azhar, di Berlin Messe, Jerman, Sabtu (10/3).
"Senang dan bangga meliat banyak masyarakat Jerman yang ikut berjoget," ujar Karina Syahna kepada ANTARA News, menanggapi antusiasme pengunjung saat berkumandangnya lagu "Jaran Goyang" ciptaan Andi Bendol dan dipopulerkan Nella Kharisma.

Dinas Pariwisata & Kebudayaan Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta selain mengajak Abang dan None Jakarta di ajang pertemuan para industri pariwisata di seluruh dunia itu, juga mempromosikan obyek wisata di kota yang akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan pesta olahraga Asian Games 2018.

Hari keempat pameran pariwisata ITB Berlin dikhususkan untuk umum, setelah selama tiga hari para pelaku industri pariwisata di seluruh dunia melakukan pertemuan bisnis. Ajang dunia itu berlangsung pada 7 hingga 11 Maret 2018.

Pemprov DKI Jakarta juga menampilkan kesenian Betawi dengan tarian Tepak Hong, Topeng Demplon, Nandak Condet dan Topeng Angguk yang merupakan tarian kreasi baru Betawi yang diangkat dari kehidupan sehari-hari masyarakat Betawi masa lalu hingga kini yang sangat dinamis.

Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran, Hari Wibowo, mengatakan bahwa Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta kembali berpartisipasi dalam event ITB Berlin selain mempromosikan obyek wisata di ibukota juga menampilkan kesenian Betawi.

Ia menyatakan DKI Jakarta kali ini ikut memeriahkan dan mempromosikan obyek wisata Jakarta seperti Kota Tua dan Kepulauan Seribu yang masuk kedalam program prioritas Kementerian Pariwisata disamping destinasi wisata dan budaya lainnyadi Jakarta.

Hal ini sejalan dengan visi  Provinsi DKI Jakarta, yakni "Jakarta kota maju, lestari dan berbudaya yg warganya terlibat dalam mewujudkan keberadaban, keadilan dan kesejahteraan bagi semua".

DKI Jakarta bersama kota Palembang melaksanakan Asian Games di Jakarta.

"Pemprov DKI Jakarta serius melakukan pembenahan infrastruktur menyambut perhelatan olah raga terbesar di Asia tersebut," ujarnya.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta melakukan pelatihan bidang pariwisata dan budaya bagi relawan Asian Games 2018 dan juga pemberian souvenir khusus bagi para atlet yang berlaga di Jakarta.

Dikatakannya Pemprov DKI Jakarta mengirimkan sebanyak 10 orang yang terdiri dari Abang dan None Jakarta, pembatik Edy Supriyanto dan Tim Kesenian Jakfaro yang dipimpin Istiawan dengan penari Siti Fatimah, Sarah Putrianti Hakindon, Ni Luh Ayu Maharani, Laras Kusumadewi AP dan Joni Permana.

Sementara itu, salah seorang penari Oktaviani (30) merasa senang ikut menyemarakan paviliun Indonesia dengan menampilkan kesenian Betawi yang meriah dan ramai yang membangkitlan semangat antusias penonton.

Oktaviani, yang berprofesi sebagai penari tradisional yang biasa disapa Vini, mengharapkan penampilannya bisa menarik perhatian masyarakat Jerman dan sekaligus mengajak mereka untuk berwisata ke Indonesia khususnya Jakarta.(Editor : Priyambodo RH).

"Senang bisa memperkenalan budaya Betawi di Jerman," ujar Vini.
Pewarta :
Editor: Totok Marwoto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar