Semarang, ANTARA JATENG- Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memastikan seluruh pedagang Pasar Peterongan bakal tertampung meski sekarang masih ada yang berjualan di luar pasar.
"Setelah renovasi Pasar Peterongan selesai, langkah paling dekat adalah bagaimana memasukkan sebagian pedagang yang masih berada di luar," katanya di Semarang, Senin.
Pasar Peterongan yang termasuk bangunan cagar budaya telah selesai direvitalisasi dan sebagian besar pedagang sudah menempati kembali pasar tersebut untuk berjualan.
Namun, bangunan konservasi yang telah selesai dibenahi itu memiliki kapasitas terbatas untuk menampung pedagang, yakni sebanyak 382 lapak sehingga masih ada pedagang yang di luar.
Pascarevitalisasi, ratusan lapak pedagang di Pasar Peterongan tertata rapi dengan model terbuka karena adanya larangan untuk mendirikan lapak atau kios di dalam pasar tersebut.
"Pasti, kami segera hitung pedagang yang belum tertampung berapa, kemudian segera carikan jalan keluar terbaik," kata Hendi, sapaan orang nomor satu di Kota Semarang tersebut.
Yang jelas, kata dia, penataan Pasar Peterongan akan terus dilanjutkan, termasuk penataan jalan jika para pedagang yang masih menempatinya sudah bisa dimasukkan ke dalam pasar.
"Segera dirancang pengembangannya bagaimana. Ini nanti termasuk penataan pasar yang di depannya, yakni Pasar Wonodri. Dalam 1-2 tahun, sudah bisa direnovasi," katanya.
Hendi menjelaskan sebenarnya semula Pasar Peterongan sudah dikonsep untuk menampung seluruh pedagang, tetapi aturan kecagarbudayaan tidak memungkinkan karena keterbatasan lapak.
Meski demikian, kata dia, solusi bagi para pedagang yang masih berjualan di depan pasar dan pinggir jalan sudah dipikirkan untuk ditata, namun baru bisa dilakukan pada 2018.
Termasuk juga rencana memperbaiki bangunan di bagian belakang Pasar Peterongan yang tidak termasuk sebagai bangunan cagar budaya yang akan segera dilakukan dalam waktu dekat.
"Banyak bagian bangunan di belakang pasar yang lapak-lapaknya sudah terlihat kumuh, bocor, dan sudah tidak layak. Kami akan segera revitalisasi bagian belakang pasar," katanya.

