"Melihat iklim investasi di Purbalingga, kami memutuskan berinvestasi dengan mendirikan perusahaan boneka di sini. Awalnya, perusahaan kami akan berinvestasi di Jepara namun akhirnya memilih Desa Jetis, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga," kata perwakilan pengusaha asal Korea, Sungkono saat bertemu Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto di Pringgitan, Kompleks Pendapa Dipokusumo, Purbalingga, Senin.
Terkait rencana investasi tersebut, dia mengatakan bahwa pihaknya akan menaati segala peraturan yang berlaku di Indonesia khususnya Purbalingga termasuk masalah ketenagakerjaan.
Menurut dia, investor asal Korsel itu juga memiliki perusahaan di Bekasi, Jawa Barat, sehingga memahami berbagai peraturan yang berlaku di Indonesia.
Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto mengatakan bahwa secara prinsip, pihaknya setuju terhadap rencana pembangunan pabrik boneka itu.
Kendati demikian, dia mengatakan bahwa investor yang hendak berinvestasi di Purbalingga harus mematuhi peraturan yang berlaku di kabupaten itu terutama masalah legalitas teknis dan operasional.

